- Menteri Keuangan menjanjikan bonus bagi pegawai Kemenkeu jika rasio pajak mendekati 11 persen tahun depan.
- Bonus tersebut dijanjikan akan diminta langsung kepada Presiden RI Prabowo Subianto oleh Menteri Keuangan.
- Peningkatan penerimaan negara akan dilakukan melalui pemanfaatan Coretax dan digitalisasi Bea Cukai.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjanjikan bonus kepada para pegawai Kementerian Keuangan apabila rasio pajak atau tax ratio naik mendekat 11 persen tahun depan.
Bahkan ia menjamin ke para bawahannya untuk meminta bonus langsung dari Presiden RI Prabowo Subianto jika rasio penerimaan pajak mencapai target 11 persen.
"Kalau income-nya naik dengan bagus, lets say tax ratio ke kita tahun depan bisa naik mendekati 11 persen, saya akan minta bonus ke Pak Presiden supaya anda semua dapat bonus dari pimpinan negara ini," katanya ke para jajaran pegawai Kemenkeu, dikutip Minggu (15/3/2026).
Menkeu Purbaya sendiri berambisi meningkatkan penerimaan negara, baik dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) maupun Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).
Untuk pajak, Purbaya akan memanfaatkan Coretax. Ia puas setelah menerima laporan kalau kinerja platform milik DJP itu sudah naik 30 persen dibanding tahun lalu.
Sementara untuk Bea Cukai, Purbaya juga bakal menerapkan digitalisasi untuk meminimalisir kongkalikong antara petugas dengan pelaku usaha. Dengan begitu maka kebocoran penerimaan negara bisa diminimalisir.
"Kita akan galakkan digitalisasi di mana kita hindarkan pertemuan langsung dengan para pelaku usaha. Sehingga kita enggak ada kebocoran-kebocoran lagi. Sehingga enggak ada tuh safe room, safe house dan lain-lain," tegasnya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), rasio perpajakan pada tahun 2025 hanya sebesar 9,31 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Angka ini turun dari 2024 yang mencapai 10,08 persen.
Tercatat PDP 2025 mencapai Rp 23.821,1 triliun. Sedangkan penerimaan pajak tahun 2025 hanya Rp 2.217,9 triliun.
Baca Juga: Penerimaan Pajak Tumbuh 30 Persen Cerminkan Perbaikan Ekonomi dan Administrasi
Tag
Berita Terkait
-
Penerimaan Pajak Tumbuh 30 Persen Cerminkan Perbaikan Ekonomi dan Administrasi
-
Presiden Prabowo Subianto: Semua Kekayaan Alam Indonesia Milik Negara, Bukan Pengusaha
-
Prabowo: Kita Bersyukur Saat Ini Aman, Pemerintah Jaga Defisit APBN Tidak Bertambah
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Jelang Lebaran, Prabowo Larang Keras Menteri dan Pejabat Gelar Open House Mewah
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Pegadaian Gelar LEXIS 2026 untuk Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen