Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan kepastian tunjangan hari raya atau THR bagi pegawai negeri sipil (PNS) akan disampaikan langsung oleh Presiden Joko Widodo.
Saat ini, rancangan peraturan pemerintah (RPP) tentang pencairan THR untuk PNS sudah sampai di tangan Kepapa Negara.
"Sudah di presiden nanti beliau yang akan mengumumkan. Iya, kita harapkan (dalam waktu dekat disampaikan)," ujar Sri di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (22/5/2018).
Dengan adanya aturan baru tersebut, maka akan ada kenaikan nominal THR untuk PNS. Hal ini dikarenakan adanya penambahan skema dari yang sebelumnya hanya didasari atas gaji pokok, saat ini ditambah dengan tunjangan kinerja.
Sementara itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur menambahkan, THR untuk PNS dalam waktu dekat akan disampaikan Jokowi. Nilai penaikkannya sudah ditentukan.
"Sudah selesai. Sekarang tinggal teken presiden," kata Asman.
Saat ditanya total THR untuk PNS, Asman tidak mau menjawab. Ia meminta jurnalis untuk sabar menunggu pernyataan resmi dari Preaiden Jokowi soal THR.
"Tunggu saja pengumumannya. Pengumumannya secepatnya yang penting (pemberian THR tidak telat," jelas Asman.
Asman kemudian memastikan, pemberian THR ke PNS akan dilakukan 15 hari sebelum lebar. Aturan baru tersebut, kata dia, segera diteken Jokowi dan kemudian disampaikan ke publik.
Baca Juga: THR PNS Tahun Ini Akan Lebih Besar Ketimbang Lebaran Kemarin
Berita Terkait
-
Menkeu Sri Mulyani Pastikan Pelemahan Rupiah Masih di Batas Aman
-
THR PNS Tahun Ini Akan Lebih Besar Ketimbang Lebaran Kemarin
-
Sri Mulyani Tak Terima Disebut Santai Tanggapi Anjloknya Rupiah
-
Menkeu Periksa Neraca Keuangan Pertamina dan PLN, Ada Apa?
-
Pernah Dibui, Seorang PNS Dibekuk Lagi karena Edarkan Sabu
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Trading Saham Tak Lagi Andalkan Insting, Tapi Bisa Pakai AI
-
Indonesia Sudah Stop Impor Solar Sejak April
-
Mengapa Danantara Berani Investasi di Saham Gocap Milik GOTO? Apa Untungnya?
-
Digitalisasi Sampah di Desa Tamanmartani, 1.400 Warga Bisa Bayar Lewat QRIS BRI Depan Rumah
-
Indonesia Tawarkan Peluang Investasi Hulu Migas: Investor & Penyedia Teknologi Global Kolaborasi
-
Setelah Dibeli Danantara, GOTO Jadi Saham Paling Aktif Diperdagangkan Hingga Sesi I
-
Profil Grace Natalie: Komisaris MIND ID yang Dipolisikan Terkait Video Ceramah JK
-
Pelindo Perkuat Sinergi untuk Percepatan Operasional Penuh Terminal Kijing
-
Emiten Asuransi TUGU Raih Laba Bersih Rp 265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Isi Token Listrik Rp50 Ribu Dapat Berapa kWh? Simak Cara Hitungnya di Sini