Suara.com - Kantor Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Bali tetap beroperasi pasca gempa Lombok berkekuatan 7 skala Richter yang terjadi pada Minggu (5/8/2018). Bank tetap menjalai transaksi keuangan, bahkan non tunai.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Agusman mengatakan Kantor Bank Indonesia Provinsi Bali di Denpasar, beroperasi normal untuk kegiatan transaksi sistem pembayaran secara nontunai dan pengelolaan uang rupiah secara tunai.
Sementara, Kantor Bank Indonesia Provinsi NTB di Mataram, Lombok, juga beroperasi untuk kegiatan transaksi sistem pembayaran secara nontunai. Adapun kegiatan perkasan dilakukan sesuai kebutuhan perbankan.
"Kami terus memantau perkembangan yang terjadi dan melakukan informasi terkini dalam hal kegiatan kas dapat beroperasi kembali secara normal," ujar Agusman di Jakarta, Senin (6/8/2018).
Bank Sentral akan berkoordinasi dengan perbankan dan lembaga jasa keuangan lainnya untuk memantau perkembangan kondisi pascagempa dan memastikan pelayanan transaksi di masyarakat dapat tetap berjalan.
"BI akan memastikan uang rupiah tersedia dalam jumlah yang cukup untuk melayani kebutuhan masyarakat," kata Agusman. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai
-
Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI
-
Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan
-
Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%
-
Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan
-
UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026
-
Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026
-
BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026
-
ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis
-
OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri