Suara.com - Mabes Polri mengirim sejumlah bantuan dari segi pencarian korban pasca-gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Minggu (5/8/2018) kemarin.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal M. Iqbal mengatakan, selain mengirim sejumlah personel, juga membawa tim medis yang kini sudah diberangkatkan dari Jakarta.
"Hari ini diberangkat 460 personel, 400 tim Polri, 60 tim kesehatan dan akan langsung menuju Mataram dulu dan langsung berbagi tugas menuju Lombok Utara dan Lombok Timur," kata Iqbal di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (6/8/2018).
Iqbal mengatakan, Polri juga mengirim transportasi udara seperti helikopter untuk membantu pencarian para korban. "Tambahan satu helikopter yang di lokasi sudah ada ditambah lagi," ujar Iqbal.
Para personel itu tak hanya dilengkapi peralatan dan kebutuhan medis. Namun juga membawa sejumlah makanan, peralatan kesehatan dan obat-obatan yang disiapkan untuk membantu para korban gempa Lombok.
"Prinsipnya kami akan maksimal ke sana dan sekarang Polda NTB dan seluruh jajaran sudah berada di lokasi sejak peristiwa gempa terjadi sudah melakukan pertolongan, operasi-operasi kemanusiaan apapun," tutup Iqbal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
Terkini
-
Minggu Pagi Berdarah di Jaksel, Polisi Ringkus 6 Pemuda Bersamurai Saat Tawuran di Pancoran
-
Masa Depan Penegakan HAM Indonesia Dinilai Suram, Aktor Lama Masih Bercokol Dalam Kekuasaan
-
Anggota DPR Sebut Pemilihan Adies Kadir sebagai Hakim MK Sesuai Konstitusi
-
Google Spil Tiga Jenis Kemitraan dengan Media di HPN 2026, Apa Saja?
-
KBRI Singapura Pastikan Pendampingan Penuh Keluarga WNI Korban Kecelakaan Hingga Tuntas
-
Survei Indikator Politik: 70,7 Persen Masyarakat Dukung Kejagung Pamerkan Uang Hasil Korupsi
-
Geger Pria di Tambora Terekam CCTV Panggul Karung Diduga Isi Mayat, Warga Tak Sadar
-
Menkomdigi Meutya Minta Pers Jaga Akurasi di Tengah Disinformasi dan Tantangan AI
-
Megawati Terima Doktor Kehormatan di Riyadh, Soroti Peran Perempuan dalam Kepemimpinan Negara
-
Survei Indikator: Kepuasan Publik atas MBG Tinggi, Kinerja BGN Jadi Penentu Keberlanjutan