Suara.com - Nicke Widyawati disebut-sebut bakal mengisi jabatan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) menggantikan Elia Massa Manik.
Terkait hal itu, pengamat energi sekaligus Direktur IRESS Marwan Batubara mengingatkan kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno untuk berhati-hati dalam memilih sosok yang bakal mengisi jabatan Direktur Utama Pertamina.
“Jangan sampai citra Pertamina menjadi buruk dimata masyarakat. Karena dalam empat tahun saja sudah ganti Dirut sampai tiga kali,” kata Marwan saat dihubungi Suara.com, Senin (27/8/2018).
Menurut Marwan, selama ini citra Pertamina memilih orang untuk menjabat sebagai Dirut sarat dengan kepentingan politik.
Menurutnya selama ini kriteria bos Pertamina pilihan pemerintah biasanya yang bisa diarahkan ke agenda-agenda politik kepentingan, namun kurang bisa membawa kepentingan bisnis perusahaan.
“Yang kemarin, sudah benar membela kepentingan rakyat, malah diganti. Kebanyakan diganti oleh sosok yang mau dijadikan sapi perah, masyarakat akan semakin tak percaya dengan Pertamina kalau begitu,” ujarnya.
Oleh sebab itu, Marwan meminta kepada Presiden Joko Widodo dan Rini Soemarno menunjuk seseorang yang bisa membawa kinerja perseroan lebih baik lagi dibandingkan sebelumnya.
“Ya itu tadi, kesampingkan agenda-agenda politik kepentingan, pemburu rente atau sebagainya. Paling penting itu menggenjot performa Pertamina, bagaimana caranya orang yang didalam lebih paham pastinya,” kata Marwan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
Terkini
-
Prabowo Lantik Wamenkeu Baru Sore Ini, Siapa Pantas Gantikan Thomas?
-
Purbaya: Penerimaan Pajak Naik 30% Jadi Rp 116,2 T di Januari 2026, Bea Cukai & PNBP Lemah
-
Daftar Saham IPO Lewat Shinhan Sekuritas, Mayoritas 'Gorengan'?
-
Tiba-tiba Purbaya Singgung Demo Besar dan Penjarahan Rumah Sri Mulyani
-
Purbaya Pamer Efek Dana SAL Rp 200 Triliun: Penjualan Mobil-Motor Tumbuh, Ritel Naik
-
Tembus 3,55 Persen di Januari 2026, Purbaya Klaim Inflasi Reda Setelah Maret
-
Jumlah Pengendara di Indonesia Tinggi, Tapi Asuransi Kendaraan Masih Rendah
-
Pertamina Resmi Satukan Tiga Anak Usaha ke Subholding Downstream
-
Dolar AS Perkasa, Rupiah Turun ke Level Rp16.805
-
Emas Antam Berbalik Turun, Harganya Masih di Bawah Rp 3 Juta/Gram