Suara.com - Pergerakan nilai tukar rupiah pada Kamis (11/10/2018) terhadap dolar Amerika Serikat (AS) berbalik arah menjadi positif. Diprediksikan, rupiah bakal menguat.
Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, rencana pemerintah untuk menaikkan Harga BBM subsidi mungkin bisa menjadi alasan penguatan rupiah lanjutan.
"Rupiah terhadap dolar AS kemungkinan masih bergerak di kisaran yang sama Rp 15.155 - Rp 15.250," ujar Ariston di Jakarta, Kamis (11/10/2018).
Ariston menjelaskan, dengan menaikkan harga BBM bersubsidi, maka akan mengurangi permintaan beban impor minyak dalam dolar AS. Apalagi Indonesia sekarang adalah net importir minyak.
"Tapi sebenarnya belum ada perubahan sentimen (pergerakan rupiah) atau fundamental," tutur dia.
Berdasarkan pasar Spot Bloomberg, nilai tukar rupiah pada Rabu (10/10/2018) di level Rp 15.200 per dolar AS. Posisi tersebut menguat dibandingkan pada pergerakan hari sebelumnya di level Rp 15.237 per dolar AS.
Sementara, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia rupiah pada Rabu (10/10/2018) kemarin berada di level Rp 15.215 per dolar AS. Posisi itu juga melemah dari hari sebelumnya di level Rp 15.233 per dolar AS.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran
-
Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk
-
Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas
-
Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional
-
Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!
-
Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci
-
Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan
-
Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat
-
Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun
-
Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026