Suara.com - Lion Air JT 610 jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat pada Senin awal pekan ini. Pesawat berjenis Boeing 737 MAX 8 rute Pangkal Pinang itu jatuh tak lama setelah lepas landas di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.
Dilansir dari berbagai sumber, pesawat berjenis Boeing 737 Max 8 itu didapatkan Lion air dari fasilitas pembiayaan perusahaan asal Cina yakni China Minsheng Investment Group (CMIG).
CMIG kemudian melalui CIMG Aviation Capital menyerahkan Boeing 737 Max 8 ke Lion Air.
CMIG dikabarkan telah menghubungi pihak Lion Air dan menyampaikan ungkapan duka cita atas musibah ini.
Selain itu perusahaan juga sudah menghubungi pihak Boeing serta sejumlah organisasi terkait lainnya.
Penyewaan pesawat, menurut CMIG, adalah hal yang lumrah di bisnis penerbangan. Sayangnya saat dihubungi kantor berita China News Service, tak ada jawaban dari CMIG Leasing.
Hal yang sama diungkapkan situs PR Newswire. Pada pertengahan Agustus lalu, situs ini menyebutkan bahwa CMIG Aviation Capital yang dimiliki China Minsheng Investment Group menyerahkan Boeing 737 Max 8 ke Lion Air.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
OJK: Bulan Ini Data Kepemilikan Saham di atas 1 Persen Dibuka ke Publik
-
PT Agincourt Resources Digugat Rp 200 Miliar oleh KLH
-
Kemenkeu Akui Inflasi Januari 2026 Naik Akibat Kebijakan Diskon Listrik
-
PMI Manufaktur Indonesia Naik ke 52,6 per Januari 2026, Unggul dari Vietnam
-
OJK Klaim Pertemuan dengan MSCI Berbuah Positif
-
Pandu Sjahrir Ingatkan Investor, Koreksinya IHSG Jadi Momentum Borong Saham
-
Purbaya Diminta Bereskan Piutang Dana BLBI, Berpotensi Rugikan Hak Keuangan Negara
-
BRI Apresiasi Nasabah Lewat Undian dan Kick Off BRI Consumer Expo 2026
-
Harga Emas dan Perak Dunia Turun Berturut-turut, Ini Penyebabnya
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?