Suara.com - Kinerja TrueMoney Indonesia semaki menunjukkan pertumbuhan pesat hingga akhir 2018. Ini bisa dilihat dari jumlah pelanggan potensial yang dapat dilayani oleh TrueMoney, yang mencapai sekitar 130 juta orang secara nasional dan akan terus bertumbuh di tahun depan.
Hal ini dapat terjadi dengan dukungan lebih dari 16 ribu aktif Agen EDC, 26 ribu agen digital, 500 ribu member yang menggunakan layanan TrueMoney serta 12 cabang, 24 satellite offices dan 4 depo yang tersebar di seluruh Indonesia.
"TrueMoney Indonesia hadir dengan visi dan misi membantu menciptakan peluang untuk kehidupan yang lebih baik dan memungkinkan semua orang untuk mendapatkan akses ke layanan keuangan untuk kehidupan yang lebih baik, termasuk menyediakan layanan bagi masyarakat yang tidak memiliki rekening bank atau tidak dijangkau oleh layanan keuangan, "kata Rio da Cunha, COO TrueMoney Indonesia.
TrueMoney Indonesia hadir dengan berbagai layanan yang secara khusus dibuat untuk orang-orang yang tidak memiliki rekening bank, contohnya adalah Remitansi Dalam Negeri, yang merupakan layanan pengiriman uang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan uang tunai.
Dalam Layanan ini (C2C), TrueMoney bekerja sama dengan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) untuk bagian ritel dan juga Penyelanggara Transfer Dana (PTD), seperti PT. Adisena Mitra Usaha dan PT Madame Express Remitindo.
"Ke depan, TrueMoney Indonesia akan terus meningkatkan layanan melalui kemitraan strategis, dimana tahun ini kami telah berkolaborasi dengan beberapa mitra terkemuka diantaranya, PT Charoen Pokphand Indonesia Group, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), Allianz Life Indonesia, Grab Indonesia, Samsung , PT BFI Finance Indonesia dan banyak lagi. Kami terbuka untuk peluang kerja sama dan kolaborasi dengan mitra-mitra lain di tahun depan," tutup Rio.
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
OJK Perkuat Pengawasan Perbankan Hadapi Kompleksitas dan Digitalisasi
-
Genjot Daya Saing Daerah, Arsitek Lanskap Dorong Infrastruktur Hijau
-
Ekonom PEPS: Kriminalisasi Sengketa Bisnis Hambat Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
-
Harga Emas dan Buyback di Pegadaian Naik, Galeri 24 dan UBS Kompak Meroket
-
Harga Emas Melemah Setelah Sempat Kembali ke Level 5.000 Dolar AS
-
Cara Update Data Desil DTKS 2026 Agar Dapat Bansos
-
Apa Itu 'Saham Gorengan'? Ramai Dibahas Imbas Kasus PIPA dan MINA
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
IES 2026 Menjadi Ruang Dialog Ekonomi, Energi, dan Daya Saing Indonesia
-
Kemenperin Akui Baja China Jadi Masalah di Indonesia