Suara.com - Biasanya, menjelang Natal, warga DKI Jakarta yang merayakan sibuk menyiapkan banyak hal, salah satunya membeli aksesori pohon natal.
Untuk warga ibu kota, biasanya mencari aksesori Natal seperti pohon natal di Pasar Asemka, sehingga menguntungkan para pedagang.
Namun, tahun ini, sejumlah pedagang aksesori Natal di Pasar Asemka mengakui sepi pengunjung walau perayaan tinggal menghitung pekan.
Salah satu pedagang aksesoris natal Nita (27) mengatakan, sepinya pengunjung itu karena perubahan zaman ke era digital.
"Sekarang sudah canggih, tinggal pilih dan membeli di online, jadi pada enggak ke sini lagi," ujar Nita kepada Suara.com di Kawasan Pasar Asemka, Jakarta Barat, Rabu (5/12/2018).
Walaupun sepi, Nita mengakui masih kedapatan pembeli aksesori Natal di kiosnya. Namun, pembeli itu adalah langganannya setiap tahun. Dengan kata lain, pembeli baru di kiosnya sepi.
Nita menuturkan merasakan kerugian, tetapi tidak menyebutkan nilai kerugian dari sepinya pengunjung.
"Ya ada yang beli, tapi itu langganan biasa. Rugi sih rugi, tapi kan saya enggak jual aksesoris itu (natal) saja, jual kalung juga," tutur dia.
Saat Suara.com mengamati, toko aksesoris milik Nita memang sepi pengunjung. Padahal, lokasi toko aksesori Nita terbilang strategis, yakni di lantai utama yang sering dilewati pengunjung.
Baca Juga: Ahmad Dhani Anggap Janggal Penanganan Kasusnya di Polda Jatim
Sementara toko sebelah kios Nita yang juga menjual aksesori Natal, juga sepi pengunjung.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Melihat Keuangan RANS yang Pincang Jelang IPO: Laba Turun 41%, Masih Bergantung pada Raffi-Nagita
-
Industri Tekstil RI Tak Mampu Olah, Purbaya Pilih Musnahkan Pakaian Bekas Impor Ilegal
-
Profil INACO (PT Niramas Utama Tbk): Saham IPO, Kondisi Keuangan, dan Pemegang Saham
-
Finex: Kepatuhan dan Edukasi Lebih Penting daripada Janji Untung Trading
-
Purbaya Sepakat Polisi Hukum Pelaku Impor Pakaian Bekas Ilegal Pakai UU Pengelolaan Sampah
-
Profil PT Prodia Diagnostic Line: Saham IPO, Benarkah Ada 'Peran' Prajogo Pangestu?
-
IHSG Kembali Terperosok 1,29% di Sesi I, ANTM hingga INCO Jadi Pemberat
-
Daftar Pemegang Saham RANS Entertainmen, Ini Gurita Bisnis yang Mau IPO
-
Purbaya Sita 43 Kontainer Pakaian Impor Bekas dari Bea Cukai, Nilainya Rp 53,9 M
-
DSI Diam-diam Bertemu ke Sekuritas, Ini Dampaknya ke Saham Komoditas