Suara.com - Manusia merupakan makluk yang paling sempurna yang diciptakan oleh Tuhan. Namun banyak manusia yang tidak memiliki kasih bagi sesama makhluk Tuhan.
Belakangan ini sedang marak kasus penyiksaan terhadap hewan, khusunya hewan peliharaan seperti anjing dan kucing.
Ghea Siagian, merupakan salah satu anak muda yang cantik dan mempunyai kepedulian terhadap hewan, khususnya anjing dan kucing. Saat ini ia juga memelihara 4 kucing dan 2 anjing di rumahnya dari hasil yang ia temukan dijalan dan adopsi.
“Semuanya itu nggak ada yang beli, semuanya itu rescue,” kata Ghea kepada suara.com, di Jakarta, Rabu (6/12/2017).
Sejak April 2017 Ghea sudah mulai terbebani untuk menolong dan membawa ke shelter anjing dan kucing yang ia temukan di jalan karena dibuang oleh pemiliknya, dan tidak jarang juga mereka dalam kondisi yang mengenaskan untuk dibawa ke shelter.
Bagi Ghea tidak ada yang namanya kucing liar atau anjing liar. Pada dasarnya mereka memiliki majikan mereka masing-masing. “Pada dasarnya nggak ada tuh yang namanya kucing liar, anjing liar, mereka punya majikan sebenarnya,” kata Ghea.
Alasan Ghea untuk memperhatikan anjing dan kucing adalah kasihan. “Kasian, lebih ke kasian aja, karena mereka kan nggak bisa jajan sendiri, mereka nggak punya uang sendiri, ngga bisa cari kerja,” kata Ghea.
Bagi Ghea berbuat lebih ke hewan bukan berarti tidak memiliki simpatik ke sesama manusia. “Bukannya nggak punya simpatik ke manusia sih, cuma saya selalu berpikir kalau manusia itu masih punya akal, masih punya kaki, bisa bicara, punya tubuh yang lengkap, nggak seperti mereka,” kata Ghea.
Ghea mengatakan bahwa anjing dan kucing sering kali dieksploitasi oleh manusia.
“Mereka tuh cuma dieksploitasi sama manusi, kalo ngga dipukul, ditendang, ya kalo sakit
dibuang,” ujarnya.
Baca Juga: Keren, Anjing Ini Bawa Pulang Makanannya Sendiri dari Toko Hewan
Ghea juga mengatakan bahwa hewan memiliki hak yang sama seperti manusia, karena hewan juga diciptakan Tuhan dibumi dan seharusnya manusia juga berbagi tempat dan
berbagi kasih.
“Mereka juga punya hak yang sama, kalo sakit ya dibawa ke dokter, kalo nggak suka sih nggak apa-apa sebenernya, kan banyak juga dari mereka yang jijik sama anjing jijik sama kucing, tapi kadangan tanggapan mereka kalo jijik terus langsung menyiksa, itu yang sebenernya saya nggak suka, jadilah seperti yang ada di shelter datang dengan keadaan kritis,” kata Ghea.
Karena bagi Ghea makanan kucing tidak semahal makanan anjing, ia selalu membawa makanan kucing di dalam tasnya untuk diberikan kepada kucing-kucing yang sedang mencari makan.
“Di tas itu selalu stay cat food, untuk dijalan suka ketemu kucing-kucing yang lagi makan disampah alangkah baiknya di kasih, nggak mahal kok cat food,” katanya.
Dalam kesehariannya Ghea rela memberikan makanan terbaik bagi peliharaannya walaupun terkadang makanan peliharaannya lebih enak dibandingkan dia. “Kalo uda cinta rela aja gitu, kita mau makan ikan asin ya makan ikan asin aja,” kata Ghea.
Ketika ditanya oleh suara.com arti dari hewan-hewan yang ia tolong, baginya mereka adalah segalanya. “Kalo nulis caption di instagram itu mereka my everything,” kata Ghea.
Selama menolong dan mengurus kucing dan anjing yang membutuhkan, ada kendala dari sang ayah yang takut kalau Ghea sakit akibat peliharaannya. “Lebih kendalanya ke papa sih ya, takut anaknya sakit, yang penting harus keep clean biar sehat, kalo mereka sehat kita juga sehat,” kata Ghea.
Berita Terkait
-
Novel Koko Holmes: Petualangan Kucing Cerdas dalam Misi Menegangkan
-
Film Gohan dan Pelajaran Tentang Cinta yang Datang dalam Bentuk Sederhana
-
Kritik Ekologi dalam Fabel Camar dan Kucing Karya Luis Seplveda
-
Panik Anabul Sering Pilih-Pilih Pet Food? Ternyata Ini 5 Alasannya
-
Ulasan Film Gohan: Sajikan Kisah Hidup Anjing Liar yang Menggetarkan Jiwa
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
- Ironi Letjen Lodewyk Pusung: 32 Tahun Setia di Militer, Tumbang dalam 1,5 Tahun Urus Gizi Nasional
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Naik Jabatan, Kepala BGN Nanik S Dayeng Fokus Efisiensi Anggaran MBG
-
Seminar KAGAMA HSE UGM: Atasi Bencana Hidrometeorologi Melalui Rehabilitasi Lanskap Berkelanjutan
-
BGN Akan Benahi Dapur MBG, Satu Kecamatan Ditargetkan Cukup Dilayani Enam SPPG
-
Kasus Korupsi MBG, Begini Nasib Motor Listrik Hasil Mark Up dan SPPG yang Terafiliasi Dadan Cs
-
Alasan BGN Libatkan TNI dalam Jajaran Pimpinan: Butuh Ahli Teritorial!
-
Kejagung Sebut Aliran Dana Dadan Cs Berasal dari Insentif SPPG Rp6 Juta Per Hari
-
Noel Tuding KPK Jadi Alat Oligarki dan Beri Peringatan Keras untuk Prabowo
-
Jangan Tunggu Harga Obat Meroket, DPR Desak Pemerintah Percepat Kemandirian Farmasi
-
Ditendang, Dipukul hingga Mati di Laut: Derita ABK Indonesia di Armada Cumi-Cumi Dunia
-
Kode Malaikat, Vokalis, dan Gitaris: Arti Sandi Rahasia Aliran Uang dalam Skandal Imigrasi