Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta kepada pemerintah daerah untuk menggunakan dana transfer daerah dan dana desa dipergunakan dengan sebaik mungkin.
Pasalnya, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dirancang untuk mendukung kesejahteraan masyarakat yang semakin adil dengan pemerataan sosial mendorong pertumbuhan ekonomi.
“Kita harus menggunakan TKDD dengan baik. Berfokus pada dampak. Dampak positif akan menjadi indikator atas efektifitas penggunaan TKDD,” kata Sri Mulyani saat menjadi keynote speaker dalam Sosialisasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) di Gedung Dhanapala Kemenkeu, Senin (10/12/2018).
Selain itu, Sri Mulyani juga meminta kepada pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Pasalnya, selama ini pemerintah telah fokus dalam pembangunan infrastruktur. Sehingga faktor-faktor untuk menunjang jalannya infrastruktur harus didukung SDM yang mumpuni.
Menurutnya, hingga saat ini pemerintah belum memanfaatkan anggaran pendidikan dengan sebaik mungkin.
“Beberapa daerah anggaran pendidikan 20 persen belum tercapai, (anggaran) kesehatan di pusat 5 persen, daerah 10 persen belum tercapai. Ini perlu di-redesain," ungkapnya.
“Daerah harus terus memperbaiki berbagai pelayanan khususnya pada pelayanan kesehatan dan pendidikan. Perbanyak kegiatan kursus dan pendidikan vokasi. Kita membutuhkan lebih banyak masyarakat yang terampil,” lanjutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta
-
Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita
-
Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri
-
Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD
-
Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026
-
Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik
-
Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran
-
Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol
-
Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan
-
Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?