Suara.com - PT Prioritas Land Indonesia mulai melakukan pembangunan hunian edukasi pertama di Serpong, Double Great Residence (dahulu K2 Park) pada Desember ini bersamaan dengan dimulainya pemasaran.
Hunian dengan tiga tower memiliki jumlah unit sekitar 3.000 unit yang diagendakan selesai dibangun pada 2022 dengan dana investasi sebesar Rp 800 miliar. Selain itu, di area tersebut akan dibangun Universitas Esa Unggul dengan luas lahan 10.000 meter persegi.
Direktur Utama Prioritas Land Marcellus Chandra mengatakan, Double Great Residence juga akan menggandeng univesitas ternama lainnya untuk bergabung.
“Konsep ini merupakan yang pertama dan satu-satunya di Serpong dimana hunian berdampingan dengan kampus,” ujar Marcell dalam keterangannya, Jumat (14/12/2018).
Selain itu, hunian ini juga menyediakan lift parking. Konsep lift parking sudah menjadi trend di negera-negara lain seperti Singapura dan Jepang.
“Konsep apartemen yang kami bangun sangat modern dan hi tech, sesuai dengan tema Hunian Edukatif bagi kaum milenials,“ kata Marcell.
Saat ini, papar Marcell, pihaknya tengah mempersiapkan bor pile di 5.000 titik pembangunan dan diharapkan pada akhir tahun depan, pembangunan fondasi sudah rampung.
Nantinya, Double Great akan terdiri dari 6 tower. 47 lantai, dan hanya 30-an unit di tiap lantainya
“Khusus untuk yang tiga tower, kami targetkan di 2022 sudah serah terima kunci,” ucap Marcell.
Marcell menambahkan, sebagai awal pemasaran pada Desember ini, Double Great Residence memberikan promo Friendly Payment Until Topping Off memberikan keringanan pembayaran, yaitu Free DP dan cicilan hanya Rp 1,9 jutaan hingga Topping Off.
“Jadi sampai masa Topping Off nanti, konsumen tidak perlu membayar DP dan hanya mencicil Rp 1,9 Jutaan setiap bulannya,” katanya.
Seperti diketahui, beberapa waktu lalu, Prioritas Land telah melakukan penandatanganan kerjasama dengan investor asal Cina, Nantong Double Great Group.
Nantong Double Great Group merupakan perusahaan tekstil sekaligus pengembang yang berpengalaman di negeri asalnya wilayah Nantong, Provinsi Jiangsu, Cina.
Kerjasama dengan Prioritas Land Indonesia ini merupakan langkah pertama Nantong dalam berekspansi ke Indonesia.
Guo Yonghe, CEO (Chief Executive Officer) Nantong Double Great Group mengaku, pihaknya sangat bersyukur bisa bekerjasama dengan Prioritas Land Indonesia.
Pasalnya, Prioritas Land Indonesia sudah sangat mengusai pasar properti di Indonesia dan juga sudah sangat berpengalaman.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun
-
Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek