Suara.com - PT Prioritas Land Indonesia (PLI) pada November ini akan melakukan pengerjaan pondasi Apartemen K2 Park, setelah penandatanganan kerjasama dengan investor asal Cina, Nantong Double Great Group.
Pembangunan pondasi ini diperuntukan bagi pembangunan tiga tower apartemen K2 Park dengan jumlah unit sekitar 2.700 unit, yang diagendakan selesai dibangun pada 2022 dengan dana investasi sebesar Rp 800 miliar.
Marcellus Chandra, Presiden Direktur PT Prioritas Land Indonesia mengatakan, kerjasama dengan Nantong Double Great Group merupakan kerjasama dalam bentuk pembagian saham.
“Kerjasama ini berupa pembagian saham. Nantong, mengakuisisi sebesar 51% saham, sementara 49% masih dipegang oleh Prioritas Land,” kata Marcell dalam keterangannya, Selasa (30/10/2018).
Marcell menuturkan, Nantong Double Great Group merupakan perusahaan tekstil sekaligus pengembang yang di wilayah Nantong, Provinsi Jiangsu, Cina. Kerjasama dengan Prioritas Land Indonesia ini merupakan langkah pertama Nantong dalam berekspansi ke Indonesia.
“Nantong baru pertama kali masuk ke Indonesia dan langsung menggandeng kami. Kerjasama dan mulainya proses pembangunan ini juga akan berbarengan dengan kegiatan marketing, yang juga akan kami lakukan pada November ini,” tutur Marcell.
Guo Yonghe, CEO (Chief Executive Officer) Nantong Double Great Group menuturkan, pasar properti Indonesia masih sangat menjanjikan mengingat kebutuhan hunian di Indonesia masih tinggi.
Apalagi, keberadaan hunian high rise sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat urban dan generasi milenial.
“Kami optimis, ke depan, proyek hunian high rise masih menarik bagi para investor,” kata dia.
Dalam rencana, K2 Park yang terletak di daerah Gading Serpong dan dikembangkan di atas lahan seluas 3 hektare tersebut akan menjadi kawasan terpadu (mixed use) yang akan menghadirkan 6 tower yang masing-masing memiliki 32 lantai.
Empat tower akan menyajikan 2.500 unit apartemen. Sebuah tower perkantoran yang sebagian dijual dan sebagian disewakan, yakni Education Tower akan diisi oleh sejumlah institusi pendidikan, di antaranya adalah sekolah sekretaris dan sekolah musik. Sedangkan, sebuah tower akan menjadi hotel.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Perpanjangan PPN DTP 100 Persen, Rumah Tapak di Kota Penyangga Jadi Primadona
-
Sinergi Strategis Hilirisasi Batu Bara, Wujudkan Kemandirian Energi Nasional
-
OJK Blokir 127 Ribu Rekening Terkait Scam Senilai Rp9 Triliun
-
Bulog Gempur Aceh dengan Tambahan 50.000 Ton Beras: Amankan Pasokan Pasca-Bencana dan Sambut Ramadan
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK