Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) akan berkoordinasi dengan perusahaan penjamin pelaksana efek atau underwriter terkait berapa perusahaan yang akan melantai bursa atau Initial Public Offering (IPO).
Target BEI hingga akhir tahun 2019 sebanyak 35 perusahaan akan mencatatkan saham di pasar modal.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna mengatakan, hingga akhir 2018 sebanyak 45 perusahaan yang masuk daftar calon emiten di perusahaan underwriter. 45 perusahaan tersebut yang diprediksi melantai bursa di BEI pada tahun 2019.
"Di pipelinenya underwriter yang handle atau aktif itu 45 di akhir tahun kemarin. Tentunya kita akan validasi lagi, tentunya tim sudah akan kordinasi dengan underwriter yang aktif, kita tahu nanti potensi yang ada berapa," ujar Nyoman saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia, Kawasan SCBD, Jakarta, Jumat (18/1/2019).
Menurut Nyoman, saat ini banyak perusahaan yang sudah mengajukan proposal untuk melantai bursa ke BEI. Dia mencatat, sekitar 20 perusahaan telah mengajukan proposal melantai bursa tersebut.
"Perusahaan yang akan tercatat update ada 20. Ini data hari ini ya, jangan disamakan tahun kemarin," kata dia.
Sebelumnya, BEI optimis perusahaan yang mencatatkan saham tahun 2019 bisa melebihi 2018. Pada tahun 2018, sebanyak 57 perusahaan yang melakukan penawaran saham perdana (Initial Public Offering/IPO).
Sedangkan, Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso menargetkan, pada tahun 2019 pasar saham Indonesia bakal kedatangan 75 hingga 100 perusahaan terbuka baru.
Baca Juga: Usai Debat Capres, Jokowi Hari Ini Pergi ke Garut
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Emas Antam Ambruk, Harganya Jadi Rp 2.884.000/Gram
-
Rupiah Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp16.768
-
IHSG Masih Terjungkal pada Selasa Pagi ke Level 7.888
-
Inflasi Inti Naik, Bank Indonesia Waspadai Kenaikan Harga Emas
-
Daftar Link Resmi Pendaftaran Antrean Pangan Bersubsidi dan Jam Operasional
-
OCBC Raup Laba Rp5,1 Triliun di Tahun 2025, Ini Penyumbang Terbesar
-
OJK Belum Terima Laporan Polri Mau Selidiki Saham Gorengan di Pasar Modal
-
CFX Pangkas Biaya Transaksi Bursa Kripto Jadi 0,01 Persen
-
Harga Emas Hari Ini Turun Lagi, di Pegadaian Jadi Makin Murah!
-
Pandu Sjahrir: Saham Gorengan Bikin Investor Asing Ragu Masuk RI