Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution meminta masyarakat untuk berinvestasi di Pasar Modal. Menurutnya, saat ini masyarakat masih banyak yang berinvestasi selain di pasar modal, salah satunya yakni investasi tanah.
Mantan Gubernur Bank Indonesia ini menjelaskan, tidak ada salahnya orang berinvestasi tanah.
Akan tetapi, lebih baik masyarakat berinvestasi di bursa saham, karena bisa mendapatkan imbal hasil yang cepat dibanding tanah yang harus menunggu bertahun-tahun.
"Nah kalau saving nya untuk beli tanah, ya bagus-bagus aja tapi yakinlah perputarannya itu akan sangat lambat. Orang suka nahan 30 tahun memang harga naik 100 kali lipat ya tapi 30 tahun. Kita butuh saving yang berputar di lembaga-lembaga keuangan termasuk pasar modal," ujarnya saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia Kawasan SCBD, Jakarta, Rabu (2/1/2019).
Menurut Darmin, pemerintah bersama pemangku kepentingan lainnya harus menjaga integritas pasar modal. Salah satunya, meminimalisir risiko yang ditimbulkan jika masyarakat berinvestasi di bursa saham.
"Yang ingin saya tekankan bahwa kita perlu upaya yang sistematik dan terus menerus untuk meyakinkan permintaannya ini. Tentu ini bukan hal yang mudah, orang beli tanah bukan tanpa alasan. Enggak pernah rugi beli tanah ya kan tapi kalau beli surat berharga bisa rugi juga," jelas dia.
Darmin pun berharap dengan banyak investor yang masuk ke bursa saham, maka bisa berdampak positif ke perekonomian Indonesia kedepannya.
"Dengan demikian berharap pasar modal masuk ke tahap yang kemudian melahirkan dinamika bagi perekonomian kita ke depan," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
IMF Ramal Ekonomi RI Hanya 5,1 Persen, BI Siapkan Strategi Ini
-
Tak Lagi Sekali Setahun, Kuota Impor BBM Swasta Kini Dievaluasi Periodik
-
Harga Pangan Nasional Hari Ini Kompak Turun, Cabai Keriting hingga Beras Medium Ikut Terkoreksi
-
Purbaya Kukuh Bela Keponakan Prabowo Masuk BI, Klaim Rupiah Melemah Sejak Lama
-
Hampir Naik Rp 100 Ribu, Harga Emas Antam Dibanderol Rp 2,88 Juta/Gram Hari Ini
-
Ekonomi Masih Berfluktuasi, Kota Mandiri Jadi Magnet Investasi dan Aktivitas Baru
-
Rupiah Masih Perkasa di Jumat Pagi ke Level Rp 16.844/USD
-
Bahlil Deklarasikan Dirinya Sebagai Menteri Anti Impor
-
HSBC Indonesia Bidik Penggunaan Kartu Kredit Bakal Melonjak di 2026
-
IHSG Dibuka Menguat Tapi Langsung Merosot ke Level 8.974 di Jumat Pagi