Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno bakal memantau penggunaan bahan bakar minyak di stasiun-stasiun pengisian bahan bakar umum. Caranya dengan mendigitalisasi sistem SPBU.
Dia menerangkan, dalam digitalisasi SPBU, Pertamina bisa memantau penggunaan BBM dan stok yang ada. Karena di setiap alat pengisian bahan bakar ke kendaraan atau nozzle, dipasang sistem digitalisasi tersebut.
"Siapa pun yang akan membeli BBM langsung kelihatan, bukan hanya di situ tapi secara nasional. Dengan begitu, Pertamina setiap saat bisa tahu persis stok solar berapa, pertamax berapa, pertalite berapa," ujar Rini di kantor Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Senin (18/2/2019).
Menurut Rini, program digitalisasi SPBU tersebut merupakan hasil kerja sama Pertamina dengan PT Telkom (Persero) Tbk.
Rini menuturkan, dengan adanya digitalisasi SPBU ini permasalah data stok BBM di daerah bakal teratasi. "Tidak lagi ada orang teriak-teriak di sini kosong di sana kosong," kata dia.
Ia menargetkan, pada Juni 2019, seluruh SPBU telah terdigitalisasi. Kekinian tercatat 5.518 SPBU milik Pertamina. Sementara ini, sudah 340 SPBU terdigitalisasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026
-
Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi
-
Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok
-
DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!
-
Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float
-
PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum
-
Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya
-
Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun