Suara.com - Analis dari KGI Sekuritas, Yuganur Wijanarko memprediksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bakal masuk fase konsolidasi. Hal ini setelah IHSG kemarin ditutup menguat 0,24 persen ke level 6.540.
Meski begitu, sambung Yuganur, kondisi ini bisa dimanfaatkan untuk membeli saham lapis dua.
"Kami melihat konsolidasi IHSG di level atas untuk meredakan keadaan jenuh beli (overbought) dapat menjadi kesempatan untuk trading beberapa saham lapis dua yang cenderung aktif dalam kondisi market sideways," ujar Yuganur di Jakarta, Rabu (27/2/2019).
Analis Binaartha Sekuritas, Muhammad Nafan Aji justru memprediksi IHSG bakal bergerak menguat.
Secara teknikal, Nafan mengamati, MACD masih membentuk pola dead cross di area positif. Namun demikian, Stochastic dan RSI bergerak ke atas menuju ke area overbought.
Di sisi lain, pergerakan index masih konsisten bertahan di atas garis MA 20 sehingga potensi terjadinya reli penguatan lanjutan akan terbuka lebar.
"Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.512 hingga 6.483. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range 6.555 hingga 6.569," pungkas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
Terkini
-
Meski Turun, Jumlah Pengangguran RI Capai 7,35 Juta Orang
-
BPS Sebut Investasi Tumbuh Dua Digit di 2025, Ini Penyebabnya
-
ESDM Pastikan RKAB Batu Bara yang Beredar Hoaks
-
Besok Danantara Mulai 6 Proyek Hilirisasi Rp 97 Triliun
-
Naik TransJakarta Bisa Bayar Pakai GoPay, Begini Caranya
-
Aturan Turunan Belum Terbit, Demutualisasi BEI Masih Menggantung
-
Harga Bitcoin Anjlok Parah di USD 70.000, Analis Peringatkan Ancaman Tembus USD 50.000
-
5 Risiko Jual Beli Rumah Tanpa Notaris yang Bisa Rugikan Pembeli
-
Konsumsi Rumah Tangga dan Investasi Topang Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
-
IHSG Tetap Loyo Meski PDB RI Pertumbuhan Ekonomi Kuartal-IV 5,39%