Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Februari 2019 mengalami deflasi 0,08 persen. Artinya, beberapa harga komoditas mengalami penurunan.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Yunita Rusanti mengatakan, deflasi tersebut didapatkan setelah BPS memantau 82 kota.
"Februari mengalami deflasi 0,08 persen. Jika inflasi tahun kalender sebesar 0,24 persen, dan inflasi dari tahun ke tahun sebesar 2,54 persen," kata Yunita di Kantornya, Jumat (1/3/2019).
Yunita mencatat, dari 82 kota diamati sebanyak 69 kota mengalami deflasi, sementara 13 kota mengalami inflasi.
Dia melanjutkan, deflasi tertinggi terjadi di Kota Merauke sebesar 2,11 persen. Sementara inflasi tertinggi terdapat di Tual sebesar 2,98 persen.
"Deflasi di Merauke dipicu oleh penurunan harga sayuran dan cabai merah. Sedangkan, di Tual mengalami inflasi tertinggi karena harga sayuran yang naik khususnya bayam dan ikan," imbuh dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Moody's Turunkan Outlook Peringkat Indonesia ke Negatif
-
BCA Wanti-wanti Gen Z: Hati-hati Beli Rumah Pakai KPR
-
Purbaya Datangi Perusahaan China Pengemplang Pajak, Rugikan Negara hingga Rp 5 T
-
Kecelakaan Maut di IUP Bukit Asam, Kementerian ESDM Terjunkan Tim Investigasi
-
Sempitnya Peluang Ekonomi RI, Saat Gelar Sarjana 'Keok' oleh Lulusan SD
-
Pertumbuhan Ekonomi RI 2025 Cuma 5,11 Persen, Purbaya Akui Tak Sesuai Janji
-
Juda Agung Bocorkan Tugas dari Prabowo usai Dilantik Jadi Wamenkeu Baru Pendamping Purbaya
-
Latar Belakang Juda Agung: Wamenkeu Baru Pernah Jabat Direktur IMF
-
7 Rekomendasi Dompet Digital Terbaik untuk Transaksi dari Luar Negeri
-
Dear Pak Prabowo! 23 Juta Rakyat RI Hidup Miskin, Mayoritas di Pulau Jawa