Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi akan meninjau percepatan pembangunan jalan tol Manado-Bitung sepanjang 39,9 kilometer. Jokowi akan ke Provinsi Sulawesi Utara pada 31 Maret 2019.
Berbagai persiapan tengah dilakukan di rute yang rencananya akan dilintasi Presiden bersama dengan rombongan.
"Informasinya demikian (kedatangan Presiden), tapi kami belum tahu pasti jam berapa akan melakukan kunjungan lapangan," ujar Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional XV Wilayah Sulut dan Gorontalo Triono Junoasmono di Manado, Jumat (29/3/2019).
Triono mengatakan, rombongan akan memasuki simpang susun Airmadidi (sekitar taman SBY) kemudian melintasi ruas tol seksi pemerintah (seksi I). Selanjutnya, melintasi ruas tol yang dikerjakan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) di seksi II kemudian keluar di Danowudu, menuju ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung.
"Selain meninjau percepatan pembangunan jalan tol Manado-Bitung, Presiden direncanakan juga akan meresmikan KEK Bitung," ujarnya.
Triono menambahkan, jajarannya bersama dengan PT Jasamarga Manado Bitung akan membuat papan informasi di beberapa titik berkaitan dengan pembangunan tol yang menghubungkan Kota Manado ke Kota Bitung melintasi Kabupaten Minahasa Utara.
"Selesai meresmikan KEK Bitung, rombongan direncanakan akan melintasi tol," ujarnya.
Persiapan kunjungan Presiden ke jalan tol juga terus dimatangkan Gubernur Sulut Olly Dondokambey, dan rombongan gubernur meninjau ruas tol ini. Gubernur berdialog dengan Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional XV Wilayah Sulut dan Gorontalo Triono Junoasmono berkaitan dengan progres pengerjaan tol Manado-Bitung hingga Maret.
Tol Manado-Bitung terus dikebut penyelesaiannya, pembangunannya selain diharapkan mengurai kemacetan di ruas jalan saat ini, diharapkan juga membuka kawasan cepat tumbuh di sekitar lintasan tol. (Antara)
Baca Juga: Kiai Muda NU di Probolinggo Bulat Dukung Jokowi-Ma'ruf
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Rupiah Masih Loyo Pagi Ini, Berpeluang Sentuh Rp18.000
-
Bisa Pesan Sekarang, Harga Emas Antam Tetap Rp2.665.000/Gram Hari Ini
-
Tak Lagi Sekadar Simpan Pinjam, Koperasi Didorong Bangun Bisnis PLTS
-
IHSG Bergerak Dua Arah Pagi Ini ke Level 5.800-an, BREN dan ANTM Mulai Diburu Asing
-
OJK Kaji Penguatan Pengawasan Rekening Judi Online, Lebih dari 33 Ribu Sudah Diblokir
-
Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Cek Rincian Lengkap untuk Semua Ukuran
-
Industri AI Perbankan Kian Diminati, 96 Persen Perusahaan Siap Beri Gaji Lebih Tinggi
-
Emiten DSFI Akui Pelemahan Rupiah Bikin Harga Barang Jadi Naik
-
Driver Sambut Potongan Komisi Ojol 8 Persen, Berharap Tak Muncul Biaya Baru yang Kurangi Pendapatan
-
BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri