Suara.com - Ibu Negara Iriana Jokowi jatuh saat melayani swafoto bersama para pendukungnya dari bibir panggung saat kampanye di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu (27/3/2019).
Respons calon presiden nomor urut 01 Jokowi yang dinilai diam saja membuat heboh dunia maya hingga muncul tagar #IstriAjaDicuekinApalagiRakyat.
Berdasarkan hasil penelusuran Suara.com, tagar ini langsung menduduki posisi pertama di topik terhangat yang dibicarakan pada Kamis (28/3/2019) melalui jejaring sosial Twitter. Setidaknya ada lebih dari 6.000 cuitan meramaikan tagar ini.
Insiden Iriana jatuh terjengkang berawal saat Iriana mendampingi Jokowi berswafoto bersama para pendukung dari atas panggung. Jokowi dan Iriana pun jongkok agar bias tercapai para pendukung.
Namun, insiden tak terduga pun terjadi. Tangan Iriana tertarik oleh pendukung yang berada di bawah panggung hingga Iriana terjatuh.
Melihat insiden itu, dua anggota Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres) langsung bergegas membantunya. Jokowi yang berada di samping Iriana persis masih melanjutkan aktivitas swafoto bersama pendukungnya.
Saat kedua Paspampres tiba, Jokowi pun baru bergegas membantu sang istri agar bisa bangkit kembali dengan dibantu oleh kedua Paspampres.
Warganet yang melihat respons Jokowi yang dinilai tidak sigap memberikan reaksi negatif. Banyak yang menyayangkan hal tersebut meski Jokowi hanya telat membantu dalam beberapa menit.
Berikut beberapa di antaranya:
Baca Juga: OTT Bowo Sidik, KPK Sita Puluhan Kardus Berisi Uang Rupiah dan Dolar AS
“Kayak es teh aja manisnya di awal, hambar di akhir oops,” kata @shamsamandara.
“Bu Iriana itu manusia, bukan kardus yang jatoh,” ungkap @PSD_313.
“Kasian banget istrinya Jokowi,” tutur @gwpribumi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- Bukan Sekadar Wacana, Bupati Bogor Siapkan Anggaran Pembebasan Jalur Khusus Tambang Tahun Ini
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
Franciscus Sibarani: Aspirasi PerCa Jadi Bahan Revisi UU Kewarganegaraan
-
Bayang-bayang Dwifungsi: Saat UU TNI Baru Memicu Perlawanan di Mahkamah Konstitusi
-
Korban Pemerkosaan Mei 1998 Alami Teror Berlapis, Dilarang Lapor Oleh Pejabat Negara
-
Bacakan Nota Pembelaan, Terdakwa Demonstrasi Agustus Dapat Siksaan saat Ditangkap
-
Said Iqbal Kritik Keras Dedi Mulyadi: Jangan Jawab Kebijakan Upah Buruh dengan Konten Medsos!
-
Tolak Pilkada Lewat DPRD, Presiden Partai Buruh: Cuma Untungkan Bandar Politik!
-
Saksi TGPF Ungkap Alasan Kasus Pemerkosaan Massal Mei 1998 Sulit Diproses Hukum
-
Said Iqbal Desak UMP DKI 2026 Jadi Rp5,89 Juta: Kerja di Jakarta Itu Nombok
-
Buruh Kecewa, Agenda Audiensi di DPR Batal karena Anggota Dewan Sudah Pulang
-
Gus Yahya Persilakan KPK Periksa Semua Kader NU yang Terseret Korupsi Kuota Haji Eks Menag Yaqut