Suara.com - Seluruh maskapai penerbangan secara global telah sepenuhnya melakukan penundaan pesanan Boeing 737 Max 8. Hal tersebut terbukti dengan Boeing yang menurunkan pesanan pesawat jenis 737 Max tersebut.
Dikutip CNN Business pada Selasa (9/4/2019) Boeing telah merilis data bahwa terdapat 10 pesawat pesanan dalam dua bulan pertama di tahun 2019.
Sampai terjadinya kecelakaan jatuhnya Ethiopian Airlines yang menggunakan Boeing 737 Max 8, selanjutnya tidak ada lagi pesanan di Maret 2019.
Jumlah ini menurun drastis dibanding kuartal pertama tahun 2018 yang bisa mencapai 112 pesanan. Pesanan tersebut berasal dari Southwest Airlines sebanyak 40 jet dan Ryanair sebanyak 25 pesanan.
Richard Aboulafa analisis dari Teal Group menjelaskan, kecelakaan fatal pada Ethiopian Airlines menyebabkan penurunan penjualan.
Ia menghubungkan, banyak perubahan setelah terjadinya kecelakaan Ethiopian Airlines dengan sejumlah pesanan untuk generasi berikutnya yang dipesan baik Boeing maupun kompetitor yakni Airbus.
Menurutnya pesanan pada Airbus lebih buruk pada kuartal pertama di tahun 2019 dibandingkan Boeing 737 Max 8.
Boeing mencatat sudah ada sekitar 5.000 pesanan untuk 737 Max 8 dalam pembukuannya. Sejauh ini hanya satu maskapai yang langsung membatalkan pemesanan setelah penangguhan penerbangan sebanyak 50 pesawat yang dilakukan oleh Garuda Indonesia.
Saat ini, setelah kecelakaan yang menewaskan 346 orang pada kecelakaan Ethiopian Airlines dan Lion Air, Boeing kemudian menghentikan pengiriman dan mengumumkan pada minggu lalu bahwa akan mengurangi produksi pesawat 737 Max.
Baca Juga: Produksi 737 Max Dipangkas, Saham Boeing Ambles 5 Persen
Pihaknya akan berfokus pada penyelidikan kecelakaan yang merupakan sistem keselamatan otomatis pesawat yang saat ini masih dalam pengembangan perbaikan perangkat lunak.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Dana Syariah Indonesia Kena Sanksi OJK, Gimana Nasib Uang Lender?
-
Update Iuran BPJS Kesehatan Tiap Kelas Tahun 2026, Menkeu Buka Suara
-
Duo Aguan-Salim Perkuat Cengkeraman di PANI, Bagaimana Prospeknya?
-
Daftar 70 Saham Force Delisting Awal 2026, Ada Emiten Sejuta Umat dan BUMN
-
Tarif Listrik Tidak Naik Hingga Maret 2026
-
8,23 Juta Penumpang Pesawat Wara-wiri di Bandara Selama Awal Nataru
-
Perhatian! Tarif Listrik Januari-Maret 2026 Tak Naik
-
Bea Keluar Batu Bara Belum Berlaku 1 Januari 2026, Ini Bocoran Purbaya
-
Tak Hanya Huntara, Bos Danantara Jamin Bakal Bangun Hunian Permanen Buat Korban Banjir
-
Purbaya Kesal UU Cipta Kerja Untungkan Pengusaha Batu Bara Tapi Rugikan Negara