Suara.com - Maskapai penerbangan asal Amerika Serikat, United Airlines berharap pengiriman pesanan pesawat Boeing 737 Max datang sebelum akhir tahun ini. United Airlines memprediksi Boeing 737 Max akan kembali melayani penumpang pada saat musim panas.
Dikutip dari Reuters Kamis (18/4/2019), Chief Financial Officer United Airlines Gerald Laderman menjelaskan pihaknya masih memiliki 16 pesanan Boeing 737 Max yang akan dijadwalkan dikirim tahun ini.
"Pesawat dijadwalkan untuk pengiriman tahun ini. Kami mengharapkan untuk mengambil tahun ini," ujar Gerald Laderman.
Sebelumnya, seluruh maskapai penerbangan secara global telah melakukan penangguhan penerbangan pesawat Boeing 737 Max 8 sejak bulan Maret. Penangguhan penerbangan dikarenakan kecelakaan jatuhnya pesawat Ethiopian Airlines dan Lion Air setelah lepas landas.
Dampak penangguhan penerbangan, United Airlines telah mengeluarkan 14 pesawat Boeing 737 Max 8 dari jadwal penerbangan hingga Juli mendatang. Sementara pesaingnya di Amerika Serikat merencanakan jadwal penangguhan penerbang hingga bulan Agustus mendatang,
Tidak seperti masakapai penebangan lainnya, United Airlines menghindari pembatalan setelah penangguhan penerbangan. Diketahui, United saat ini telah memperluas kapasitas kursi yang tersedia dari pada pesaingnya.
Menurut Laderman, biaya operator per mill kursi bisa tumbuh tahun ini jika pesawat Boeing 737 Max telah masuk ke landasan, atau kembali dan secara sementara masuk kedalam layanan.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Usai 'Dikeroyok' Sentimen Negatif, IHSG Jadi Indeks Berkinerja Paling Buruk di Dunia
-
Pertamina Integrasikan Tiga Anak Usaha ke Sub Holding Downstream
-
PANI Tutup 2025 dengan Pra Penjualan Rp4,3 Triliun, Capai Target 100%
-
Moodys Goyang Outlook 7 Raksasa Korporasi Indonesia: BUMN Mendominasi
-
IHSG Loyo ke Level 7.935 Pekan Ini, Investor Asing Masih 'Buang Barang' Rp11 Triliun
-
MBG Diperlukan Di Tengah Tantangan Ekonomi?
-
POP Merek: Terobosan DJKI Percepat Layanan Publik Dalam 10 Menit
-
Pupuk Indonesia Gandeng 1.620 Inovator Demi Perkuat Kemandirian Pangan Nasional
-
Industri Sawit RI Sumbang Output Rp1.119 Triliun dan Serap 16,5 Juta Pekerja
-
Tukar Uang di BCA Minimal Berapa? Ini Tata Cara Jelang Ramadan 2026