Suara.com - PT Waskita Karya (Persero) Tbk menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Hyundai Enginering & contruction (HDEC).
Penandatanganan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan teknis dan komersial serta promosi peluang bisnis di pasar konstruksi internasional.
Director of Business Development & Quality Safety, Health & Environment Waskita Karya, Feru Hendriyanto mengatakan HDEC dan Waskita Karya akan menjadi mitra bisnis strategis global jangka panjang. Karena HDEC sebagai kontraktor EPC internasional.
"Harapannya sebagai mitra bisnis jangka panjang HDEC dan PT Waskita Karya akan menjadi mitra strategis global HDEC," ujar Fery Hendriyanto, Rabu (19/6/2019).
Fery menambahkan Waskita Karya berpotensi untuk mengembangkan peluang bisnis sebagai mitra strategis global dalam kerja sama tersebut. Kemudian kedua perusahaan akan saling memperkenalkan proyek-proyek konstruksi terkait EPC.
Melalui kesepakatan yang dibuat kedepannya Waskita Karya dan HDEC akan mengeksplorasi dan mengevaluasi kemungkinan-kemungkinan untuk berpartisipasi bersama dalam berbagai proyek.
"PT Waskita Karya bergabung dengan HDEC dengan memberikan proposal kompetitif, berdasarkan kekayaan sumber daya teknis, keuangan, keahlian, pengalaman, dan lainnya," tuturnya.
Berita Terkait
-
Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Gondang Besutan Waskita Karya
-
Waskita Karya Catatkan Laba Bersih Rp 4,6 Triliun di 2018
-
Jual 18 Ruas Jalan Tol ke Asing, Waskita Karya Akan Jemput Bola
-
Waskita Karya Bagi Dividen Rp776,34 Miliar dari Laba Bersih 2017
-
Sering Kecelakaan, Waskita Karya Kini Punya Direktur QSHE
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi
-
Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla
-
Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti
-
Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang
-
Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko
-
Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia
-
Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam
-
RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea
-
Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina