Suara.com - Kementerian Keuangan RI mencatat posisi utang pemerintah hingga semester I 2019 mencapai Rp 4.570,17 triliun.
Berdasarkan data APBN Kita, posisi utang tersebut itu naik tipis dibandingkan utang pada posisi Mei 2019 yang sebesar Rp 4.571,89 triliun.
Kalau dirinci lebih lanjut, utang pemerintah pusat masih didominasi dari Surat berharga negara (SBN) sebesar Rp 3.784,56 triliun.
Posisi kedua ditempati utang pinjaman yang sebesar Rp 785,61 triliun atau lebih rendah dibandingkan pada Mei 2019 sebesar Rp 791,19 triliun.
Sementara SBN tersebut terdiri dari SBN berdenominasi rupiah mencapai Rp 2.735,76 triliun. Sedangkan, utang SBN berdenominasi valas mencapai Rp 1.048,80 triliun.
Utang pinjaman terdiri dari pinjaman luar negeri pemerintah sebesar Rp 778,64 triliun, dan pinjaman dalam negeri pemerintah mencapai Rp 6,97 triliun.
Adapun level rasio utang sebesar 29,72 persen atau masih jauh lebih rendah dari batas yang ditetapkan dalam UU Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara sebesar 60 persen.
Berita Terkait
-
Utang Pemerintah Naik Jadi Rp 4.571,89 Triliun, Sri Mulyani: Masih Aman
-
Utang Pemerintah Capai Rp 4.528 Triliun Per April 2019, Masih Terus Naik
-
Lagi-lagi Naik, Utang Pemerintah Hingga Maret 2019 Tembus Rp 4.5 Triliun
-
Utang Pemerintah sampai Februari 2019 Naik Jadi Rp 4,556 Triliun
-
Utang Pemerintah Hingga Akhir Januari Capai Rp 4.498,56 Triliun
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok
-
Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay
-
Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen
-
IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000