Suara.com - Tampil beda, ARTJOG MMXIX tahun ini resmi menjadi sebuah gelaran festival seni kontemporer internasional yang diadakan di Yogyakarta.
ARTJOG MMXIX kali ini juga diikuti oleh 39 seniman yang bukan hanya dari Indonesia saja pesertanya.
Beberapa seniman dari luar negeri seperti Filipina, Australia dan Singapura juga turut meramaikan perhelatan ARTJOG MMXIX ini.
Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani Indrawati juga turut hadir dalam opening ceremony ARTJOG MMXIX ini, Kamis (25/7/19) malam.
Beliau mengaku bangga dengan ARTJOG yang sudah berjalan selama sebelas tahun lamanya dan bergerak secara konsisten terhadap seni.
"Ini adalah langkah konsisten di dunia seni, sehingga seni ini nantinya akan lebih kuat. Seni itu punya interpretasi masing-masing, tidak ada yang baik atau buruk," ungkap Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani.
"Uniknya lagi bagi saya, ini jadi hiburan tersendiri, syukur saya dikasih kesempatan untuk hadir dan melihat karya seni, jadi tidak melulu lihat angka atau APBN," tuturnya.
Menurut Si Mulyani, dengan adanya ARTJOG MMXIX mengusung tema common space, dirinya mengatakan semua orang dapat tergerak untuk ikut menjaga bumi dengan baik serta berkelanjutan.
"Jadi dengan seni ini, kita akan semakin tahu bagaimana bisa menunjukkan rasa kepedulian kita kepada alam dan kehidupan lewat sebuah karya seni," imbuhnya.
Baca Juga: Wah, Menkeu Sri Mulyani Terpikat Mobil Racikan Gazoo Racing Ini
Setelah memberikan sambutan, Sri Mulyani kemudian membuka ARTJOG MMXIX dengan memukul alat tradisional gamelan Jawa bernama Bonang.
Pengunjung serta para tamu undangan juga sempat dihibur dengan penampilan apik dari fashion performance by Lulu Luthfi Labibi.
Dan di akhir acara, ada penampilan mengagumkan dari musisi Dewa Bujana yang sukses menghipnotis para pengunjung ARTJOG MMXIX malam itu.
Berita Terkait
-
Wah, Menkeu Sri Mulyani Terpikat Mobil Racikan Gazoo Racing Ini
-
Sri Mulyani Beberkan Insentif Pemerintah untuk Kendaraan Listrik
-
Sri Mulyani: Presiden Teken Perpres Mobil Listrik Pekan Ini
-
Kunjungi SMA 3 Semarang, Sri Mulyani Kenang Masa Berseragam Putih Abu-abu
-
Sri Mulyani Pasang Badan Jokowi Dikritik Bergantung Kepada Negara Lain
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Investor Harus Waspada, Pasar Saham RI Belum Lolos dari Ancaman MSCI
-
7 Bank RI Telah Tutup Sepanjang 2026, Apa Masalahnya?
-
Tarif KOL Capai Rp 150 Juta, Startup Ini Pilih Bayar Konsumen Biasa
-
MIND ID Percepat Pemulihan Ekosistem Lewat Reklamasi dan Rehabilitasi DAS Skala Besar
-
IHSG Merosot ke Level 5.835 di Sesi I, Saham CUAN dan DEWA Ambrol
-
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Kolaborasi dengan Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan Yatim & Dhuafa
-
Investasi Rp339 Triliun, Blok Masela Target Mulai Konstruksi 2027
-
Juli 2026, Pemerintah Mulai Produksi CNG Rumah Tangga Pengganti LPG
-
Harga LNG Naik, INDEF Ingatkan Pemerintah Mitigasi Risiko PHK Industri
-
Purbaya Akui Pemda RI Belum Siap Rilis Surat Utang, Ogah Bangkrut Seperti Argentina