Suara.com - Akrab dengan produk Toyota karena saat berkarya selama enam tahun sebagai direktur pelaksana di World Bank, Amerika Serikat, menggunakan Prius Hybrid, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani tampak antusias melangkah di salah satu hall dalam pameran GAIKINDO Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2019. Beliau mendapatkan informasi bahwa di booth Toyota dipajang mobil plug-in hybrid.
Dikutip dari kantor berita Antara, langkahnya terhenti saat menyimak Toyota Prius Plug-in Hybrid Vehicle (PHV) GR series. Sebagai catatan, "GR" tak lain adalah akronim dari Gazoo Racing, divisi sport Toyota dan tempat mantan driver Formula One (F1) Fernando Alonso kini berlaga di Balap Ketahanan Le Mans 24 Hours.
Menkeu Sri Mulyani pun duduk di jok pengemudi Toyota Prius PHV sembari mendengarkan penjelasan dari Rouli Sijabat, Public Relation Manager PT Toyota Astra Motor (TAM).
"Interiornya bagus juga ya," komentar Menkeu yang baru saja tampil sebagai pembicara dalam acara GAIKINDO International Automotive Conference (GIAC) di GIIAS 2019 dan memberikan pernyataan bahwa kemungkinan Presiden Joko Widodo menandatangani Peraturan Pemerintah soal insentif terhadap mobil ramah lingkungan dalam pekan ini.
Lantas perhatiannya beralih pada panel layar besar di tengah dashboard.
"Layar besar ini untuk apa?" tanya Menkeu setelah memundurkan jok untuk mendapatkan posisi duduk nyaman.
Sri Mulyani pun mendengarkan penjelasan Rouli Sijabat yang berlutut di sampingnya, bahwa layar besar berfungsi mirip ruang kontrol yang berisikan informasi tentang mode tenaga penggerak yang sedang beroperasi saat kendaraan berjalan, yaitu menggunakan mesin bensin atau listrik.
Mobil ramah lingkungan berteknologi hibrid ini diisi ulang baterainya atau dicharge dengan energi listrik. Namun masih bisa menggunakan bensin sebagai tenaga penggerak alternatif, sehingga irit bahan bakar.
"Bagus, kalau sudah pensiun jadi menteri saya mau juga mobil ini," tukas Sri Mulyani yang saat bermukim di Amerika Serikat juga pernah menjajal mobil listrik buatan Tesla Incorporation.
Baca Juga: Minimalkan Kecelakaan, Mari Coba Honda Sensing di GIIAS 2019
Selain menghadiri konferensi GIAC dan menjajal mobil Prius PHV GR series warna putih yang dipajang bersama stasiun pengisian ulang baterai, Sri Mulyani juga meninjau beberapa area dalam GIIAS 2019. Beliau didampingi Ketua Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) Yohannes Nangoi dan jajaran pengurus lainnya, serta Presdir PT Astra International Tbk, Prijono Sugiarto.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
Terkini
-
Pengakuan Jujur Bos Ford Usai Jajal Pikap Listrik BYD Shark 6, Akui Kompetitif Tapi...
-
Jangan Sepelekan! Segera Ganti Oli Motor Setelah Mudik agar Mesin Tak Jebol
-
Mitos atau Fakta: Matikan AC Mobil Bisa Bikin Mesin Tambah Bertenaga
-
Tesla Lolos dari Ancaman Recall 2 Juta Unit Mobil Listrik Terkait Fitur Mengemudi Satu Pedal
-
5 Mobil 3 Baris Senyaman Innova yang Mudah Dirawat dan Irit BBM
-
Update Harga Wuling Air EV Maret 2026, Unit Baru Mulai Rp214 Jutaan
-
Toyota Kucurkan Investasi Fantastis demi Percepat Produksi Mobil Listrik Terbaru
-
Terpopuler: Rekomendasi Mobil 7 Seater Jarang Rewel hingga yang Pajaknya Paling Irit
-
Viral Papan SPBU Tulis 'BUY BYD' Bukan Harga, Bukti Perang Iran Bikin Warga Pindah ke Mobil Listrik?
-
Bahaya yang Menanti Jika Motor Tidak Segera Diservis Setelah Dibawa Mudik Lebaran