Suara.com - Perusahaan teknologi finansial atau financial Technology (Fintech) sektor alat pembayaran Payoneer telah hadir di Indonesia. Berpusat di New York ini membantu para pengusaha hingga UMKM dalam hal pembayaran Lintas negara.
Head Regional untuk Payoneer Asia, Bangladesh, dan Pakistan Miguel Warren mengatakan, perseroan menghadirkan sarana pembayaran digital lintas negara yang cepat, fleksibel, dan aman untuk para profesional.
"Yang kami lakukan adalah memberdayakan para pengusaha, pekerja lepas profesional, serta usaha mikro, kecil, dan menengah untuk membawa bisnis mereka ke ranah global. Untuk itu, kami memproses pembayaran dalam 150 valuta asing pada lebih dari 200 negara dan wilayah," kata Miguel dalam keterangannya, Selasa (20/8/2019).
Miguel menuturkan, perusahaan juga memfasilitasi transfer pembayaran yang cepat bagi para penggunanya, yaitu 2 jam waktu pemrosesan dibandingkan dengan metode konvensional yang memerlukan waktu 2 hingga 3 hari.
"Kami menyediakan metode pembayaran yang cukup sederhana untuk membantu para pengusaha online dalam menerima dana langsung dari klien internasional," imbuh dia.
Di Indonesia sendiri, Payoneer mencatat peningkatan yang signifikan terkait jumlah pengguna dalam beberapa tahun terakhir, menyusul meningkatnya jumlah pekerja lepas dan pengusaha di Indonesia.
"Sejak 2014, jumlah pengguna Payoneer di Indonesia telah mengalami pertumbuhan dengan angka rata-rata 70 persen setiap tahun. Dalam periode waktu yang sama, volume transaksi yang diterima dari pengguna Payoneer di Indonesia juga mengalami peningkatan, yakni hampir 120% dari tahun ke tahun. Tren ini tidak hanya menunjukkan peningkatan penggunaan Payoneer, namun juga peningkatan keberhasilan pengusaha di Indonesia," pungkas Miguel.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab
-
Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes
-
Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik
-
Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran
-
Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026
-
285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret
-
LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas
-
Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat