Suara.com - Di zaman modern ini, transfer uang sudah menjadi kegiatan yang dilakukan setiap orang. Tak hanya transfer uang untuk memberikan uang kepada keluarga, tapi sering juga Anda melakukan transaksi belanja online yang mengharuskan untuk melakukan transfer.
Setelah dipikir-pikir, transfer uang itu bisa dibilang kegiatan yang boros, karena tentunya Anda mengeluarkan uang dari simpanan. Teknologi online yang ada saat ini, juga memudahkan orang untuk melakukannya tanpa harus menempuh jarak jauh. Sebenarnya, Anda boleh saja melakukan transfer uang tetapi harus ingat bahwa mengatur finansial juga hal yang penting. Inilah cara untuk melakukannya!
1. Kurangi Gaya Hidup Tinggi
Keinginan berbelanja bisa menjadi salah satu faktor Anda harus transfer uang dan gagal mengatur finansial. Sebenarnya sah saja jika Anda ingin memenuhi keinginan berbelanja, tetapi perlu diingat bahwa Anda harus berbelanja sesuatu yang sesuai dengan kemampuan. Hindari belanja terlalu berlebihan, dan jangan sampai kegiatan belanja jadi merusak pengelolaan finansial Anda. Sebagai tips, setiap bulannya Anda bisa menyisakan 10 persen uang gaji untuk berbelanja. Dengan syarat, Anda tidak boleh mengambil uang lainnya, jika uang tersebut habis. Jadi, pastikan Anda belanja sesuai dana yang telah disiapkan sebelumnya.
2. Hindari Utang Konsumtif
Selain transfer uang, tak sedikit masyarakat sekarang yang rela berutang karena tuntutan gaya hidup. Banyak dari mereka yang tanpa berpikir panjang melakukan utang konsumtif, tanpa mempersoalkan bunga yang tinggi dan bagaimana pembayaran tagihannya. Padahal dengan melakukan hal tersebut, tentu akan menyulitkan diri Anda saat nanti jatuh tempo. Saat Anda melakukan hutang besar, lalu tak mampu membayar maka jumlahnya akan semakin besar. Ke depannya, hal ini bisa berujung dengan penjualan aset untuk melunasi hutang tersebut.
Untuk keterangan lebih lanjut, silakan klik di sini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
BRI Cetak Laba Rp57,13 Triliun di 2025, Kredit Tumbuh 12,3% dan NPL 3,07%
-
Indeks Kepercayaan Industri Merosot di Februari ke Level 54,02
-
Tanpa Tim HR, UKM Kini Bisa Rekrut Karyawan Pakai AI
-
Menkop Mau Evaluasi Jarak Alfamart-Indomaret dengan Pasar Tradisional
-
Gandeng Inggris, OJK Pecut Perbankan Percepat Pembiayaan Iklim
-
56,3 Juta Pengguna QRIS, Indonesia Jadi Target Ekspansi AI Perbankan
-
Danantara Pertimbangkan Garuda Indonesia Cicil Beli 50 Pesawat Boeing
-
IHSG Ditutup Longsor Lagi, 494 Saham Kebakaran
-
LPDP Ungkap Beasiswa Kini Fokus ke Program STEM, AI-Semikonduktor, hingga Hilirisasi
-
Riset LPEM FEB UI Ungkap Dampak Kontribusi Pindar ke PDB Indonesia