Suara.com - PT Sasa inti, perusahaan yang bergerak di bidang bumbu makanan menggelar gathering duta santan. Gelaran gathering tersebut merupakan puncak dari rangkaian kegiatan Duta Sasa Santan.
Product Manager PT Sasa Inti Theresia Handayani menjelaskan, Duta Sasa Santan merupakan program yang ditujukan untuk para ibu rumah tangga yang aktif di berbagai komunitas untuk menjadi bagian dari keluarga Sasa Santan.
Program ini bertujuan untuk mempererat interaksi produk Sasa Santan dengan konsumen setianya. Selain itu juga menciptakan pengalaman langsung konsumen menggunakan produk Sasa Santan yang terbuat dari santan asli dan tanpa bahan pengawet.
"Pada kegiatan Gathering Duta Sasa Santan di Jawa Tengah dan Timur Minggu 14 & 15 September lalu, di masing-masing kota dihadiri kurang lebih oleh 800 peserta Duta Sasa Santan," kata dia dalam keteranganya, Minggu (22/9/2019).
Para pemenang dari Duta Sasa Santan Jawa Barat, Tengah dan Timur akan mendapatkan hadiah jalan-jalan ke Malaysia selama tiga hari dua malam, karena Sasa benar-benar ingin mengapresiasi dan memotivasi duta-duta yang lain.
Adapun kompetisi yang di maksud meliputi, food challenge, dimana para ibu-ibu akan ditantang untuk memasak dengan bahan utama Sasa Santan Kelapa.
"Ini merupakan langkah Sasa untuk kedepan agar mamacu para Duta Sasa Santan wilayah-wilayah lainnya," jelas Theresia.
Komitmen Sasa untuk hadir dan memperkaya masakan para konsumen di Indonesia terbukti dengan adanya jutaan toko retail tersebar di seluruh Indonesia.
Selain itu, Sasa pun telah merambah pasar internasional dengan dilakukannya kegiatan ekspor sejak lebih dari satu dekade ke pasar Asia, Timur Tengah, Afrika dan ke beberapa negara lainnya yang memiliki prospek baik untuk dipasarkan.
Baca Juga: Produk Bumbu Makanan Asal Indonesia Ini Tembus 3 Benua
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Joseph Oetomo: Sosok di Balik PT Toba Pulp Lestari, Berapa Porsi Sahamnya?
-
Ramadan Jadi Momentum Refleksi Finansial, Nanovest Ajak Investor Susun Portofolio Sehat
-
S&P Peringatkan Indonesia soal Tekanan Fiskal, Ada Risiko Penurunan Rating
-
Kementerian ESDM: Perusahaan Amerika Tetap Harus Investasi Jika Mau Akses Mineral Kritis Indonesia
-
Belanja Pakaian Naik Tapi Pabrik Tekstil Boncos, Kemenperin: Impor Terus
-
BRI Cetak Laba Rp57,13 Triliun di 2025, Kredit Tumbuh 12,3% dan NPL 3,07%
-
Indeks Kepercayaan Industri Merosot di Februari ke Level 54,02
-
Tanpa Tim HR, UKM Kini Bisa Rekrut Karyawan Pakai AI
-
Menkop Mau Evaluasi Jarak Alfamart-Indomaret dengan Pasar Tradisional
-
Gandeng Inggris, OJK Pecut Perbankan Percepat Pembiayaan Iklim