Suara.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) atau Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil memastikan bahwa penghapusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) masih wacana. Sofyan mengatakan rencana tersebut masih dibahas.
Menurut Sofyan, wacana penghapusan IMB berawal dari pertemuan dengan Real Estate Indonesia (REI). Dalam pertemuan tersebut, lanjutnya, IMB memang perlu ada hal yang baru, karena saat ini banyak pihak yang melanggar IMB.
"Itu kan wacana yang sedang didiskusikan, belum jadi kebijakan. IMB itu kan yang banyak terjadi pelanggaran, dari izin 200 meter ternyata bangun 400 meter, enggak ada yang peduli. Jadi IMB itu ternyata setelah orang dapat izin itu enggak ada yang kontrol," kata Sofyan dalam konferensi pers di Kantornya, Jakarta, Selasa (24/9/2019).
Mantan Kepala Bappenas ini menuturkan, penghapusan IMB harus memenuhi jalur yang panjang. Sofyan menyebut harus ada undang-undang (UU) yang direvisi apabila IMB hingin dihapuskan.
"Tapi ini wacana masih akan didiskusikan dan bahkan ada UU, karena IMB diatur UU, nanti akan mengubah dari satu izin menjadi standar. Itu yang benar, cuma pengawasannya itu nanti harus ditingkatkan," jelas dia.
Meski demikian Sofyan enggan menyebutkan kapan wacana tersebut direalisasikan. Dia pun berharap masyarakat tak berpolemik dengan adanya wacana tersebut.
"Tunggu saja. Barangkali itu (nunggu omnibus law), kita sedang siapkan," pungkas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Saham BBCA Ambruk, Kini Lebih Murah dari Segelas Teh Poci!
-
Kepercayaan Investor Asing Hilang, Rupiah dan IHSG Kompak Melemah Hari Ini
-
Rupiah Jeblok ke Rp 18.100, Purbaya Ungkap Nasib Utang Pemerintah dan Subsidi Energi
-
Penerimaan Bea Cukai Tembus Rp 123,8 Triliun di Mei 2026, Purbaya Klaim Manufaktur Mulai Kuat
-
Bea Keluar Batubara Belum Layak Dibahas Saat Ini
-
Jadwal Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi PPPK Sekolah Rakyat 2026
-
Satu Seperempat Abad Melayani Negeri, PT Pegadaian Konsisten Terdepan Melayani Masyarakat
-
Biaya Jualan di e-commerce Berubah Total? Ini Penjelasan PMSE yang Resmi Berlaku
-
Rupiah Semakin Tak Bernilai, Indonesia Barter Baja dan Bahan Baku Tekstil dengan Filipina
-
AS Siapkan Tarif Baru 10 Persen, Mendag Optimis Ekspor Indonesia Meroket