Suara.com - Belum lama ini TNI merayakan hari jadinya yang ke-74 dan dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Namun, bukan soal HUT TNI yang akan dibahas, melainkan besaran gaji yang diterima oleh Panglima TNI Hadi Tjahjanto.
Menurut PP nomor 31 tahun 2015 seperti dilansir dari laman Moneysmart.id jaringan Suara.com, setiap bulannya Panglima TNI Hadi Tjahjanto mendapatkan gaji pokok berkisar antara Rp 5.646.000 hingga Rp 5.930.800 setiap bulannya.
Jumlah tersebut mungkin terlihat kecil karena belum ditambah dengan tunjangan yang jumlahnya lebih besar.
Namun jika dibandingkan dengan gaji pokok ketua DPR angka tersebut sedikit lebih banyak. Puan Maharani setidaknya mendapatkan gaji pokok sekitar Rp 5.040.000 setiap bulannya, selisih sekitar Rp 600 ribuan.
Seperti layaknya pejabat negara lainnya, jumlah tunjangan yang bakal didapatkan oleh Panglima TNI Hadi Tjahjanto lebih besar dari gaji pokoknya sendiri.
Sedikitnya uang tunjangan yang bakal didapatkan mencapai Rp 13.608.000 per bulannya terdiri dari berbagai macam seperti tunjangan telekomunikasi, keluarga dan operasional.
Untuk soal tunjangan bahwa pimpinan tertinggi TNI ini masih kalah dengan ketua DPR Puan Maharani yang menyentuh Rp 24.395.683.
Berdasarkan data LHKPN yang dilaporkan ke KPK tahun 2018 lalu, pria kelahiran 8 November 1963 ini memiliki harta kekayaan mencapai Rp 14,7 miliar.
Beberapa aset yang dimilikinya adalah tanah dan bangunan sebanyak 5 unit senilai Rp 5,09 miliar. Lalu ada unit kendaraan bermotor dengan total nilai Rp 486 juta.
Baca Juga: Slip Gaji Rp 5,9 Juta Viral, Ternyata Segini Harta Bupati Banjarnegara
Selanjutnya ada harta bergerak sebanyak Rp 855 juta, surat berharga senilai Rp 3 miliar dan kas atau setara kas Rp 5,28 miliar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP
-
Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini
-
4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak
-
IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini
-
Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan
-
Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur
-
PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif
-
Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan
-
Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara
-
IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!