Bisnis / Makro
Senin, 11 November 2019 | 16:37 WIB
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (9/3).

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia pada perdagangan sesi II Senin (8/11/2019) sore ditutup melemah 0,47 persen atau melemah 29 poin ke level 6.148,70.

Indeks bergerak dari batas bawah di level 6.127,87 hingga batas atas pada level 6.182,81. Sebanyak 155 saham berhasil naik, 247 saham menurun dan 155 saham tidak bergerak.

Sepanjang perdagangan hari ini juga, sebanyak 6,3 miliar saham ditransaksikan dengan nilai mencapai Rp 5,6 triliun dengan frekuensi mencapai 473 ribu kali.

Indeks LQ45 turun 3,22 poin atau 0,3 persen menjadi 978,47, indeks Jakarta Islamic Index (JII) turun 2,97 poin atau 0,4 persen ke 686,75, indeks IDX30 turun 2,9 poin atau 0,5 persen ke 532,28 dan indeks MNC36 turun 1,12 poin atau 0,3 persen ke Rp 336,36.

Investor asing jual saham mencapai Rp 524,75 miliar di total pasar regular. Sementara posisi mata uang Rupiah ditutup menguat atau terapresiasi sebesar Rp 14.063 atau 0,35 persen.

Delapan dari 10 indeks sektoral menguat dipimpin sektor konstruksi yang naik 1,25 persen. Dari 10 sektor pembentuk IHSG, sebanyak dua sektor menghijau. Sektor yang melemah paling besar adalah sektor pertambangan dengan turun 2,84 persen.

Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain, saham PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU) naik Rp 28 atau 34,57 persen ke Rp 109, saham PT Andira Agro Tbk (ANDI) naik Rp 31 atau 22,14 persen ke Rp 171, dan saham PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP) naik Rp 100 atau 8,51 perseb ke Rp 1.275.

Sementara itu, saham-saham yang bergerak dalam jajaran top losers, yaitu PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM) turun Rp 4 atau 6,78 persen ke Rp 55, saham PT XL Axiata Tbk (EXCL) turun Rp 150 atau 4,35 persen ke Rp 3.300, dan saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) turun Rp325 atau 4,28 persen ke Rp 7.275.

Baca Juga: Terimbas Negatif Bursa Asia, IHSG Dibuka di Zona Merah

Load More