Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, bakal mempercepat pengerjaan proyek kilang minyak milik PT Pertamina (Persero).
Tapi kekinian, Luhut menuturkan bakal mengevaluasi semua proyek kilang minyak milik Pertamina, agar nantinya semua proyek bisa berjalan paralel.
"Proyek di Pertamina itu sekarang dievaluasi. Di Pertamina itu ada proyek senilai capex-nya (belanja modal; capital expenditure) saja USD 60 miliar," kata Luhut di Kantornya, Jakarta, Senin (11/11/2019).
Mantan Kepala Staf Presiden ini menargetkan, dalam dua tahun ke depan, pembangunan enam kilang Pertamina bisa selesai dan beroperasi.
Pasalnya, dari sisi pendanaan tak ada lagi hambatan yang dihadapi Pertamina.
"Kami bisa percepat waktunya mungkin dua tahun semua proyek itu. Dan itu sekarang kami evaluasi satu pe satu," ucapnya.
Untuk diketahui, terdapat enam kilang yang akan dibangun dan masuk dalam program Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) dan Grass Roof Refinery (GRR).
Program tersebut di antaranya, RDMP Balongan, RDMP Balikpapan, Kilang Cilacap, Kilang Dumai, Kilang Tuban dan Kilang Bontang.
Baca Juga: Mengaku Pegawai Pertamina, Kosim Tipu Mama Muda Hingga Puluhan Juta
Berita Terkait
-
Semangat Hari Pahlawan, SPBU Hadirkan Para Pejuang
-
IBL 2020: Satria Muda Butuh Point Guard dan Center Asing
-
Mengaku Pegawai Pertamina, Kosim Tipu Mama Muda Hingga Puluhan Juta
-
Truk Tanki Pertamina Kecelakaan: Tabrak Mobil, Pemotor hingga Gerobak Bakso
-
Jokowi Minta Luhut Siapkan Terobosan untuk Tekan Defisit Neraca Perdagangan
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya
-
Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang
-
Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?
-
Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang
-
Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024
-
Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta
-
Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang
-
Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi
-
Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste
-
Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu