Suara.com - Penyandang disabilitas kini bisa meningkatkan kompetensi kerjanya. Bahkan, kompetensi kerja para penyandang disabilitas bisa setara dengan pekerja lainnya.
Peningkatan kompetensi ini bisa dilakukan penyandang disabilitas dengan mempelajari modul dan pelatihan kerja lewat aplikasi parakerja.co.id.
"Dengan adanya aplikasi parakerja para disabilitas akan mudah mendapatkan modul pembelajaran terkait bahasa isyarat," kata CEO Parakerja, Rezki Achyana di Satrio Tower, Jakarta, Kamis (19/12/2019).
Rezki menjelaskan, dalam aplikasi terdapat beberapa fitur diantaranya, Bahasa Insyarat Indonesia (Bisindo) agar para penyandang tunarungu untuk bisa mempelajari bahasa isyarat dengan baik. Kemudian, konsultasi, tematik hingga vokasional.
"Ada empat hal yang jadi fokus utama parakerja yaitu aksesbilitas, edukasi, kreatifitas, dan pemberdayaan," tutur dia.
Rezki menambahkan, lewat aplikasi para penyandang disabilitas juga berkesempatan magang dan bekerja dengan memiliki sertifikasi keahlian di suatu bidang kerja.
"Sehingga ke depan para penyandang disabilitas mempunyai legalitas untuk bekerja di sebuah perusahaan," pungkas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
Lion Parcel Kirim 10 Ton Logistik ke Wilayah Bencana Sumatra
-
Klaim Swasembada Dibayangi Risiko, Pengamat Ingatkan Potensi Penurunan Produksi Beras
-
Penyaluran Beras SPHP Diperpanjang hingga Akhir Januari 2026
-
BBRI Diborong Asing Habis-habisan, Segini Target Harga Sahamnya
-
Produksi Beras Pecah Rekor Tertinggi, Pengamat: Berkah Alam, Bukan Produktivitas
-
Update Pangan Nasional 11 Januari 2026: Harga Cabai Kompak Turun, Jagung Naik
-
8 Ide Usaha Makanan Modal Rp500.000, Prediksi Cuan dan Viral di Tahun 2026
-
Saham BUMI Dijual Asing Triliunan, Target Harga Masih Tetap Tinggi!
-
ANTM Gelontorkan Rp245,76 Miliar untuk Perkuat Cadangan Emas, Nikel dan Bauksit
-
AMMN Alokasikan USD 3,03 Juta untuk Eksplorasi Sumbawa, Ini Mekanismenya