Pemisahan rekening ini dilakukan agar kedua sumber dana tidak saling bercampur aduk, sehingga arus kas masuk dan keluar pada masing-masing rekening jelas.
Jika isi salah satu rekening habis sebelum waktunya, itu artinya Anda dan pasangan harus lebih berhemat di bulan berikutnya.
Penghematan yang dilakukan tidak hanya mengurangi tingkat konsumsi, tetapi juga dengan memangkas biaya yang tidak perlu. Hasil dari pemangkasannya nanti bisa digunakan untuk mengkover biaya kebutuhan yang lain.
- Ajak Pasangan untuk Konsistem dalam Berinvestasi
Jika gaji per bulan bersisa, jangan ragu untuk menginvestasikan sebagian sisanya. Anda dan pasangan bisa memilih jenis investasi yang paling tepat untuk kebutuhan keluarga. Apakah itu deposito, reksa dana, properti, ataupun emas.
Pemilihan investasi harus didasarkan pada kebutuhan jangka panjang. Jika tujuannya untuk menjamin hari tua, maka pilihlah investasi yang nilainya akan terus bertambah setiap tahun. Misalnya saja investasi properti dan emas.
Alokasikan biaya untuk investasi secara rutin dengan jumlah yang sama setiap bulannya. Semoga dengan adanya pengeluaran untuk investasi, Anda dan pasangan bisa menjauhkan diri dari hidup boros.
- Batasi Penggunaan Kartu Kredit
Di era sekarang, kartu kredit sangat meraja khususnya di kalangan pasangan muda. Selain memudahkan transaksi, kartu kredit juga memberi jaminan penghematan yang lumayan besar. Ini terbukti dari diskon, promo, dan penawaran menarik yang berasal dari kartu kredit.
Meski begitu, kartu kredit juga berpotensi menimbulkan hutang. Jadi, penggunaannya harus lebih hati-hati dan teliti. Sebelum digunakan untuk bertransaksi, ada baiknya untuk memperhatikan keuntungan seperti apa yang bisa didapatkan.
Jika terbukti tidak memberi untung apa-apa, lebih baik gunakan uang tunai saat hendak bertransaksi. Tapi pastikan jumlahnya cukup agar Anda dan pasangan tidak menahan malu ketika membayar tagihannya.
Baca Juga: Nabung 12 Tahun untuk Belikan Ibu Kulkas, Kisah Bocah Ini Jadi Viral
- Belanja secara Bersama-sama
Waktu luang yang dimiliki bisa digunakan untuk melakukan berbagai hal berfaedah dan bermanfaat, Selain bersantai, menonton tv, dan bersih-bersih rumah, waktu luang juga bisa digunakan untuk belanja mingguan atau bulanan.
Belanja bersama-sama tentu lebih asyik dan seru daripada belanja sendirian. Jika pasangan hendak melakukan tindak pemborosan, Anda dapat mencegah hal tersebut.
Selain itu, belanja bersama juga akan menambah kedekatan dan keakraban antara Anda dan pasangan. Sebelum pergi belanja, lakukan pencatatan terkait barang-barang yang ingin dibeli.
Cara ini akan membantu Anda dan pasangan untuk tidak membeli barang di luar kebutuhan. Dengan demikian, langkah penghematan bisa berjalan sukses.
- Sediakan Celengan Khusus
Siapa bilang celengan hanya ditujukan untuk anak-anak? Pada kenyataannya, celengan juga sangat membantu pasangan muda untuk mengontrol keuangannya.
Celengan menjadi salah satu wadah menabung yang pas bagi pasangan yang tidak punya waktu bolak-balik ke bank untuk menabung. Berbeda dengan di bank, uang yang ditabung di celengan lebih bervariasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Usai 'Dikeroyok' Sentimen Negatif, IHSG Jadi Indeks Berkinerja Paling Buruk di Dunia
-
Pertamina Integrasikan Tiga Anak Usaha ke Sub Holding Downstream
-
PANI Tutup 2025 dengan Pra Penjualan Rp4,3 Triliun, Capai Target 100%
-
Moodys Goyang Outlook 7 Raksasa Korporasi Indonesia: BUMN Mendominasi
-
IHSG Loyo ke Level 7.935 Pekan Ini, Investor Asing Masih 'Buang Barang' Rp11 Triliun
-
MBG Diperlukan Di Tengah Tantangan Ekonomi?
-
POP Merek: Terobosan DJKI Percepat Layanan Publik Dalam 10 Menit
-
Pupuk Indonesia Gandeng 1.620 Inovator Demi Perkuat Kemandirian Pangan Nasional