Seiring berjalannya waktu, takdir membawa Geralt kepada Yennefer dari Vengerberg, seorang penyihir wanita yang sangat kuat dan Putri Cirilla, seorang putri kerajaan yang membawa rahasia besar.
Ketiganya pun harus berjuang menghadapi kekacauan yang ada di Benua. Serial ini mendapatkan rating yang cukup tinggi di situs IMDB.com, yaitu 9.2 dari 10.
The Untamed
Kalau kalian kangen banget sama serial drama China yang banyak aksi laga seperti pendekar rajawali atau kera sakti, nggak ada salahnya untuk coba menonton “The Untamed”, rekomendasi yang ketiga.
Original drama China yang diproduksi oleh Tencent Video ini, baru saja mendapatkan gelar sebagai Asian Drama of the Year dari polling yang dilakukan oleh situs Starmometer.com.
Drama ini juga berhasil meraup keuntungan sebesar 1.3 triliun rupiah dari fan meeting, konser, hak siar dan album di tahun 2019.
Drama ini dimulai dari 16 tahun setelah hilangnya sang Tetua YiLing, Wei Wuxian, setelah penyerbuan oleh 4 sekte besar yang bersatu untuk mengalahkannya.
Dikisahkan, Mo Xuanyu adalah keponakan dari pemimpin desa Mo yang dianggap gila dan dikucilkan oleh keluarganya. Karena rasa bencinya pada keluarga Mo, Mo Xuanyu kemudian menggunakan sebuah ritual yang memanggil Wei Wuxian untuk membalaskan dendamnya.
Wei Wuxian yang menggantikan posisi Mo Xuanyu pun memulai petualangan barunya. Satu persatu tokoh dari masa lalunya muncul kembali, termasuk Lan Wangji, sang Hanguang-Jun, teman sekaligus musuhnya yang dahulu selalu menentang kultivasi iblisnya.
Baca Juga: Nonton Gerhana Matahari Cincin, Awkarin dan Lelaki Bule Ini Bikin Heboh
Bersama dengan Lan Wangji, Wei Wuxian berusaha memecahkan misteri dari roh pedang yang telah membunuh banyak orang dan mengungkap dalang di balik semua itu.
Drama yang berhasil mendapatkan delapan belas penghargaan bergengsi diantaranya Best Director, Best New Actor, Most Popular Actor, Most Popular Drama, Best Web Series dan lain-lain ini, dapat kalian saksikan secara gratis di WeTV.
Drama ini juga telah dilengkapi dengan subtitle bahasa Indonesia, sehingga waktu kamu nonton, kamu nggak bakal lost in translation.
Keluarga Cemara
Di rekomendasi keempat, ada sebuah film keluarga asal Indonesia yang sangat populer berjudul “Keluarga Cemara.” Banyak pelajaran hidup yang dapat diambil dari film yang bercerita tentang kehangatan sebuah keluarga ini.
Fokus film ini masih soal Abah dan Emak serta kedua anak mereka, Euis dan Ara. Tak berbeda dengan cerita di sinetron, film ini mengisahkan tentang bagaimana perjalanan hidup keluarga Abah yang semula nyaman dan mapan lalu kemudian mendadak bangkrut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
Terkini
-
Tok! Pemerintah Resmi Pajaki Alat Berat Lewat Permendagri 11/2026
-
Harga Minyak Perlahan Turun, Bahlil Tegaskan B50 Tetap Jalan: Ini Survival Mode
-
Harga Bahan Baku Naik Gila-gilaan, Industri Tekstil: Kami Enggak Bisa Survive!
-
Bahlil Klaim RI Mulai Lepas Ketergantungan Impor BBM
-
Emiten DRMA Tebar Dividen Rp 70/Saham
-
Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak 33,47 Dolar AS per Barel
-
Kendaraan Listrik Tak Lagi Bebas Pajak
-
Instruksi Prabowo: Menteri Bahlil Siap Eksekusi Tambang Ilegal di Kawasan Hutan dalam Waktu Dekat
-
DJP Tunggu Restu Purbaya soal Kebijakan Pajak E-commerce
-
Dapat Rating BBB dari S&P, Purbaya Diperingatkan Rasio Bunga Utang Pemerintah