Suara.com - Di malam pergantian tahun 2020, PT Kereta Commuter Indonesia (PT KCI) menambah sebanyak 28 perjalanan KRL tambahan khusus perayaan pergantian tahun, sehingga keberangkatan antar KRL tambahan pada malam pergantian tahun adalah lebih kurang 60 menit.
Selain itu, PT KCI juga menambah jam operasional hingga pukul 03.00 WIB pada 1 Januari 2020.
Vice President Corporate Communications PT KCI Anne Purba menyebutkan, sembilan perjalanan KRL tambahan akan melayani relasi Bogor/Depok-Kampung Bandan/Jakarta Kota pp.
Tujuh perjalanan KRL tambahan akan melayani relasi Cikarang/Bekasi-Jakarta Kota pp, empat perjalanan KRL tambahan akan melayani relasi Rangkasbitung/Maja/Parungpanjang-Tanah Abang pp, dua perjalanan KRL tambahan akan melayani relasi Tangerang-Duri pp dan enam perjalanan KRL tambahan akan melayani relasi Tanjungpriok – Jakartakota pp.
"Perjalanan KRL tambahan tersebut diberlakukan mulai pukul 22.27 WIB sampai pukul 03.00 WIB. KCI mengimbau masyarakat yang akan menggunakan KRL dapat menyesuaikan waktu menuju stasiun sebelum waktu operasional KRL berakhir," kata Anne, Sabtu (28/12/2019).
Selain menambah perjalanan KRL, PT KCI juga akan menambah petugas pelayanan, kebersihan, pengamanan hingga dua kali lipat serta menambah hingga 26 loket portable yang tersebar di Stasiun Bogor, Stasiun Jakarta Kota, Stasiun Juanda, Stasiun Pasar Minggu, Stasiun Manggarai, Stasiun Lenteng Agung, Stasiun Sudimara, Stasiun Citayam, dan Stasiun Rangkasbitung.
Berbagai penambahan fasilitas untuk para pengguna jasa juga disiapkan PT KCI antara lain dengan pemasangan tenda antrian dan ruang tunggu di tujuh stasiun diantaranya di Stasiun Bogor, Stasiun Citayam, Stasiun Tambun, Stasiun Ancol, Stasiun Depok Baru, Stasiun Bekasi, dan Stasiun Rangkasbitung.
Selain itu, ada juga enam toilet portabel di Stasiun Lenteng Agung, Stasiun Manggarai, Stasiun Sudirman, Stasiun Citayam, Stasiun Rawabuntu, dan Stasiun Depok.
Bagi para ibu menyusui yang membawa putra-putrinya tersedia juga ruang laktasi di Stasiun Sudirman, Stasiun Tanah Abang, Stasiun Palmerah, Stasiun Kebayoran, Stasiun Parung Panjang, Stasiun Cisauk, Stasiun Maja, Stasiun Citeras, Stasiun Jakarta Kota, Stasiun Tangerang, Stasiun Duri, Stasiun Bogor, Stasiun Bojong Gede, Stasiun Citayam, Stasiun Depok, Stasiun Depok Baru, Stasiun Tebet, Stasiun Manggarai, dan Stasiun Batu Ceper.
Baca Juga: Keluh Kesah Penumpang KRL: Gerbong Perempuan Serasa Suicide
“Demi keamanan dan kenyamanan bersama, PT KCI menghimbau kepada para pengguna jasa untuk mengikuti aturan dan tata tertib yang berlaku di dalam stasiun maupun KRL, diantaranya tidak membawa petasan, kembang api, dan benda-benda lain yang mudah terbakar," ujar Anne.
"Bagi pengguna yang kedapatan membawa benda-benda tersebut di dalam KRL, maka akan disita oleh petugas. Jika pengguna tidak bersedia, maka akan diturunkan di stasiun terdekat,” ujar dia menambahkan.
Para pengguna juga dihimbau untuk tidak bermalam di stasiun. Setelah pukul 03.00 WIB maka seluruh lokasi stasiun akan kembali steril guna kepentingan pekerjaan pembersihan dan perawatan fasilitas stasiun sehingga dapat kembali melayani para pengguna esok harinya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
-
Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun
Terkini
-
Realisasi PNBP Migas Jauh dari Target, Ini Alasan Bahlil
-
APBN Tekor Hampir 3 Persen, Dalih Purbaya: Saya Buat Nol Defisit Bisa, Tapi Ekonomi Morat-marit
-
Sabar Ya! Bahlil dan Purbaya Masih Hitung-hitung Bea Keluar Batu Bara
-
Inalum Catatkan Rekor Produksi dan Penjualan Paling Tinggi Sepanjang Tahun 2025
-
IHSG Sempat 9.000, Purbaya Percaya Diri: Itu Baru Awal, Akan Naik Terus
-
Sempat Tembus 9.000, IHSG Akhirnya Terkoreksi Imbas Aksi Ambil Untung
-
Bahlil Tetap Proses Izin Pertambangan Ormas Meski Aturan Digugat di MK
-
Gen Z Bisa Miliki Rumah, Hunian Terjangkau Ini Jadi Alternatif di Tengah Harga Melambung
-
Bahlil Sengaja Tahan Produksi Batu Bara Jadi 600 Juta di 2026 Demi Harga Stabil
-
Saham Garuda Indonesia (GIAA) Meroket Awal 2026, Ini Penyebabnya