Suara.com - ACT Group Developer asal Singapura terus mengejar pembangunan hunian vertikal Cambio Lofts di kawasan elite Alam Sutera, Tangerang. Saat ini tahap pembangunan Cambio Lofts telah menyelesaikan struktur basement dan sudah memasuki pembangunan struktur lantai dasar.
"Kita akan terus percepat pembangunan sesuai jadwal serah terima. Sebagai perusahaan skala internasional, ACT Group berkomitmen menjaga kepercayaan pasar dengan kualitas produk dan hasil akhir yang diharapkan," ujar General Manager Sales & Marketing Cambio Lofts Rico Maramis dalam keterangannya, Senin (10/2/2020).
Rico menambahkan, keseriusan dalam membangun setiap hunian berkualitas dengan konsep yang sangat memperhatikan nilai kepuasan konsumen menjadi fokus utama.
"Tak heran di beberapa negara maju di dunia, proyek ACT selalu menjadi sorotan dan diminati pasar," imbuhnya.
Terinspirasi dengan gaya hunian di Singapore, Cambio Lofts menawarkan hunian berkonsep Useable Compact Living, dengan desain yang memaksimalkan fungsi ruang.
"Sehingga apa yang dibayarkan konsumen akan sebanding dengan yang diterimanya," kata Rico.
Sementara itu Rita Megawati, selaku Project Coordinator Cambio Lofts menjelaskan, dari total unit sebanyak 1.400, sebanyak 65 persen diantaranya merupakan unit dengan desain lofts.
Sisanya adalah apartemen non lofts dengan pilihan tipe kamar yang terbagi menjadi empat pilihan, one bed room, two bed room, dan three bed room. Dimana harga yang ditawarkan untuk unit terkecilnya mulai dari Rp 700 jutaan.
"Sementara, untuk ukuran unit khusus non lofts memiliki luas sekitar 37 meter persegi dan tipe lofts juga ada yang memiliki luas hingga 86 meter persegi. Kenyamanan seperti Suasana Liburan dengan berbagai fasilitas lengkap yang mewah disini adalah tujuan utama kami di Cambio Lofts, ini jelas sebuah nilai lebih kami dibandingkan proyek lainnya," tutup Rita.
Baca Juga: Milenial Masih Dominasi Pencari Properti Secara Online
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen
-
Mengapa Pertalite Mau Dihapus?