Suara.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebut, pemberian insentif ke maskapai bisa menurunkan harga tiket pesawat. Bahkan, insentif itu bisa menurut tiket pesawat hingga 50 persen.
"Kita maunya 50 persen tapi nanti liat," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Senin (24/2/2020).
Meski demikian, hanya pada rute tertentu yang tiketnya bisa turun hingga 50 persen. Menhub masih enggan menyebut rute mana saja yang harga tiket pesawatnya bakal turun.
Karena, pihaknya bakal berunding kembali dengan semua pihak untuk rencana ini.
"Tidak (semua) rute-rute tertentu. Ya nanti disampaikan. Nanti rapatnya besok. Belum (diputuskan) besok," ucap dia.
Sebelumnya, Menhub bakal memberikan insentif kepada maskapai imbas dari virus corona. Salah satunya ia mengusulkan adanya tambahan penurunan harga avtur dalam komponen insentif penerbangan.
Menurutnya, jika harga avtur diturunkan maka insentif penerbangan akan lebih maksimal.
"Saya memang menambahkan apabila ada diskon yang dilakukan penerbangan dengan menurunkan avtur maka itu akan lebih maksimal," pungkas dia.
Baca Juga: Virus Corona Hantam Sektor Pariwisata, Diskon Tiket Pesawat Jurus Terakhir
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
RI Mau Beli Jet Tempur KF-21 hingga Sukhoi Su-35, Purbaya: Saya Cuma Bagian Bayar
-
Purbaya Balas Kritik Media The Economist: Lihat Eropa, Harusnya Puji Kita
-
Pendapatan GBK Tembus Rp 812 Miliar, Tertinggi Dalam 63 Tahun
-
BPS: Harga Cabai Sudah Naik di 247 Kota
-
Teknologi Energi Surya RI Dilirik Bangladesh
-
Lebih Sibuk dari Hormuz, Selat Malaka Jadi Ancaman 'Bom Waktu' Ekonomi Global
-
Percepat Proyek Tata Air Daan Mogot, Brantas Abipraya: Penyesuaian Badan Jalan Dilakukan Bertahap
-
Apa yang Dimaksud Trading Halt? Ramai Dibicarakan karena IHSG Anjlok
-
Direksi Emiten Tambang Emas AMMN Mundur
-
Dilema PI 10% Blok Ganal: Antara Hak Daerah dan Beban Investasi Jumbo