Suara.com - Pergerakan saham PT Mitra Keluarga Tbk tak lagi memerah. Setelah digempur habis-habisan soal virus corona, saham emiten berkode MIKA ini langsung naik.
Berdasarkan data RTI pukul 10.52 WIB, saham MIKA naik 2,13 persen sebesar Rp 2.400 per lembar saham atau naik 50 poin dari penutupan Senin (2/3/2020) kemarin di harga Rp 2.350 per lembar saham.
Pada waktu itu juga, saham MIKA diperdagangkan dengan volume 797,8 ribu dan frekuensi sebanyak 151 kali serta nilai transaksi senilai Rp 1,9 miliar.
Menurut Analis OSO Sekuritas, Sukarno Alatas mengatakan, kenaikan ini karena terdampak dari indeks yang juga alami kenaikan pada saat pembukaan perdagangan.
Selain itu, para investor juga ramai-ramai membeli saham MIKA dengan mengambil momentum penurunan harga saham yang terjadi Senin kemarin.
"Karena kemarin turun dalam dan hari ini indeks hijau, jadi secara tidak langsung psikologi pasar ikut beli saham ini," kata Sukarno saat dihubungi, Selasa (3/3/2020).
Sementara itu, Analis Bhinaarta Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama, memprediksi saham MIKA bisa terus menguat hingga ke level resistance Rp 2.630 per lembar saham.
Sebelumnya, Wali Kota Depok Mohammad Idris menyebut ada sebanyak 71 tenaga medis RS Mitra Keluarga Depok yang dirumahkan usai berinteraksi dengan dua WNI yang terinfeksi virus corona.
Saat ini mereka tidak diizinkan untuk bekerja di rumah sakit guna mencegah penyebaran virus corona.
Baca Juga: 5 Tenaga Medis RS Mitra Keluarga Depok Dilaporkan Punya Gejala Virus Corona
Idris menegaskan telah mengerahkan tim untuk melakukan penelusuran terhadap puluhan tenaga medis RS Mitra Keluarga Depok yang dirumahkan tersebut.
Termasuk memeriksa interaksi para tenaga medis selama tidak bekerja di rumah sakit.
"Nanti diperiksa, didata, dicek juga rumahnya bisa saja dia itu warga Jakarta, Bogor, Bekasi atau mungkin warga Depok, nanti dipantau," ungkapnya.
Saat ini Pemkot Depok juga telah berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk melakukan penelusuran terhadap para tenaga medis tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Pegadaian dan Universitas Andalas Bersinergi Kembangkan Riset Mitigasi Gempa dan Tsunami
-
Cardano Melonjak Hampir 6%, CFX10 Perpanjang Reli Pasar Kripto RI
-
Harga LNG Industri Dipangkas Jadi 13 Dolar AS, Pertamina Klaim Bisnis Tetap Untung
-
Emiten MMIX Langsung Kebanjiran Pesanan Maklon, Prospek Industri Popok RI Makin Menjanjikan
-
Lebih dari 28 Ribu m3 Beton Disalurkan SIG untuk Proyek Sekolah Rakyat
-
Harga Cabai Kompak Turun, Beras Premium Tetap Naik, Ini Daftar Lengkap Harga Pangan Hari Ini
-
Delapan BPR Bangkrut di Semester I 2026, Alarm bagi Bank Kecil atau Pertanda Krisis Ekonomi?
-
CASH Siap Rights Issue Hampir Rp237,2 Miliar, Perkuat Modal Bisnis
-
Stok Melimpah dan Pasar Lesu, Harga Minyak WTI Tergelincir ke Level 86 Dolar AS
-
Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp17.952