Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai kembali ke jalur pelemahan akibat Virus Corona setelah kemarin ditutup terkoreksi 0,21 persen di level 5.638.
Analis Samuel Sekuritas, William Mamudi melihat IHSG melanjutkan pullback market setelah tutup gap di level 5,526. Tekanan beli mulai melemah, dan rawan berbalik.
"Perhatikan selama downtrend line belum patah, market masih valid dalam bearish sentiment," ujar William Mamudi dalam riset hariannya, Jumat (6/3/2020).
Sementara, Analis Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta Utama mengamati, MACD masih negatif. Sementara itu, Stochastic dan RSI berada di area netral.
Di sisi lain, terlihat pola hanging man candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju level support terdekat
"Support pertama maupun kedua memiliki range pada 5.579 hingga 5.518. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 5.688 hingga 5.747," kata M. Nafan Aji Gusta Utama.
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, di antaranya, BRPT, ELSA, INCO, MNCN, UNTR, WTON.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Duo Emiten 'BUMI' Masuk Daftar Saham Paling Banyak Dibeli dan Dijual Asing
-
Gaduh Perjanjian Dagang RI-AS, Prof Harris: Jaga Kedaulatan Jangan Pakai Emosi Sesaat!
-
Claude Update AI "Karyawan Cerdas", Harga Saham IBM Rontok Parah!
-
IPOT Bongkar Kelemahan Aplikasi Trading yang Masih Andalkan Data Historis
-
Ma'ruf Amin Respons Menkeu Purbaya soal Mahalnya Bank Syariah
-
Tak Ada Lagi Alasan, Kemenperin Desak Industri Baja Segera Kantongi SNI
-
Harga Emas Pegadaian Rabu 25 Februari 2026, Galeri 24 Lebih Murah dari UBS
-
BKPM Permudah Izin KKPR Darat bagi Usaha Mikro
-
Orang Kaya RI Pilih Pindah ke Tangerang, Ini Buktinya.
-
Skandal Manipulasi, Ini Saham-saham yang 'Digoreng' Belvin