Suara.com - Lahan pertanian padi seluas tiga hektare di Kampung Cisuren, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat tertimbun tanah akibat longsor terbing.
Akibatnya, petani tak bisa memanen hasil tanamnya atau gagal panen.
"Longsor yang terjadi di RT 05, RW 08, Desa Cicadas, Kecamatan Cisolok ini dikarenakan hujan deras yang turun sejak pagi hingga siang, sehingga tanah tebih setinggi 150 meter dan lebar 200 meter tersebut longsor dan langsung menimbun sawah yang hendak panen," kata Ketua Forum Koordinasi SAR Daerah (FKSD) Kabupaten Sukabumi Okih Fajri di Sukabumi ditulis Jumat (10/4/2020).
Informasi yang dihimpun, longsor tersebut juga diakibatkan tanah tebing sudah labil, sehingga saat diguyur hujan terus menerus tidak bisa menahan beban di atasnya dan imbasnya terjadi longsor.
Pada kejadian ini tidak ada korban jiwa, hanya saja selain merusak lahan pertanian bencana ini juga menutup aliran air yang biasa digunakan untuk mengairi sawah yang airnya berasal dari Sungai Cicadas-Sukarame.
Sementara itu, Kepala Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi Daeng Sutisna mengatakan untuk kerugian akiibat bencana tanah longsor ini masih dalam perhitungan.
Namun demikian, pihaknya mengimbau kepada warga sekitar agar selalu waspada karena hujan deras berpotensi akan turun kembali dan tidak menutup kemungkinan terjadi bencana tanah longsor susulan.
"Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi terkait bencana tersebut karena merusak lahan pertanian milik warga, meskipun tidak ada korban jiwa tepi harus diantisipasi," tambahnya.
Ia mengatakan petugasnya masih berada di lokasi untuk membantu evakuasi tanah longsor khususnya yang menutup saluran air agar tidak terjadi banjir dan untuk warga yang tinggal di sekitar longsor lebih baik tidak mendekat dahulu ke lokasi. (Antara)
Baca Juga: Ngeri, Video Detik - detik Tanah Longsor Cianjur Timbun Satu Peseda Motor
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Aksi Nyata Peduli Bumi, Pegadaian Inisiasi Gerakan PURE Movement
-
BI Kuras Devisa Negara Triliunan Demi Rupiah Menguat 'Se-Perak Dua-Perak'
-
Pemerintah Klaim Ketergantungan Indonesia ke Selat Hormuz Hanya 20 Persen
-
Rupiah Cetak Rekor Buruk ke Level Rp17.326 per Dolar AS
-
Kelas Menengah Terus Mengelus Dada: Gaji Tak Naik-naik dan Daya Beli yang Kian Payah
-
Hilirisasi Digeber, RI Bidik Pangkas Impor BBM dan LPG hingga Rp1,25 Miliar per Tahun
-
Purbaya Siap Kasih Insentif Pajak ke Pasar Modal, Tapi Ada Syaratnya
-
Gerbong Wanita Disorot Usai Kecelakaan KRL, Salah Posisi atau Salah Sistem?
-
Duduk Lesu dan Baju Lusuh saat Tragedi KRL Bekasi, Harta Kekayaan Dirut KAI Bobby Rasyidin Disorot
-
Airlangga Soroti Sepinya IPO Pasar Saham RI di Q1 2026, Ini Penyebabnya