Suara.com - PT Pupuk Indonesia (Persero) kembali menunjukan kepeduliannya kepada masyarakat di tengah pandemi COVID-19, dengan membagikan ratusan paket sembako kepada warga yang berada di sekitar kantor Perseroan yang terletak di Kemanggisan Jaya, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat.
Selain untuk membantu meringankan kesulitan masyarakat di tengah pandemi, bantuan paket sembako ini juga bertujuan untuk meminimalisir mobilitas masyarakat, agar tetap berkegiatan di rumah saja di saat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta.
Kepala Komunikasi Korporat PT Pupuk Indonesia (Persero) Wijaya Laksana mengatakan, sembako yang dibagikan pada hari ini berjumlah 640 paket yang berisi berbagai macam kebutuhan pokok.
"Bantuan paket sembako tersebut dibagikan ke 5 lingkungan RT yang menjadi wilayah ring 1 Kantor Pusat Pupuk Indonesia. Ketiga RT tersebut adalah RT 02, RT 03, RT 13, RT 14 dan RT 15, yang berada di wilayah lingkungan RW 08 Kelurahan Kemanggisan," kata Wijaya dalam keterangannya, Jumat (1/5/2020).
Adapun sembako tersebut diserahkan langsung oleh VP Program Kemitraan dan Bina Lingkungan PT Pupuk Indonesia (Persero) Dwi Pudyasmoro bersama sejumlah perwakilan Millenial Pupuk Indonesia kepada kelima Ketua RT tersebut.
Sementara untuk pendistribusian kepada warga, dilaksanakan oleh masing-masing Ketua RT bersama para pemuda setempat.
Pembagian secara door to door itu dimaksudkan guna menghindari perkumpulan massa yang berisiko terjadinya penyebaran virus.
Sebelumnya, pada medio Maret dan April lalu, PT Pupuk Indonesia juga telah membagikan 895 paket kesehatan dan 1.000 paket makan siang serta 1.000 masker kepada masyarakat RW 08 Kelurahan Kemanggisan.
"Kegiatan-kegiatan sosial ini merupakan wujud tanggung jawab sosial terhadap masyarakat yang berada di sekitar kantor Kami yang berada di Kemanggisan, Jakarta Barat. Terlebih dengan adanya penugasan Kementerian BUMN yang menunjuk Pupuk Indonesia sebagai bagian dari Satuan Gugus Tugas (Satgas) Bencana BUMN di Wilayah Jakarta Barat," kata Wijaya.
Baca Juga: Cerita Pak RW di Bekasi Cari Sembako: Rela Tak Tidur hingga Diprotes Warga
Sementara itu, tiga anak perusahaan Pupuk Indonesia ditunjuk sebagai Koordinator wilayah Tanggap Bencana Pandemi COVID-19 oleh Satuan Tugas Bencana Nasional Kementerian BUMN melalui SK-77/MBU/03/2020 perihal Pembentukan Satuan Tugas Bencana Nasional BUMN tertanggal 17 Maret 2020.
Wijaya menambahkan, Pupuk Indonesia juga sejak dini telah menerapkan sejumlah upaya pencegahan dan mitigasi risiko atas pandemi COVID-19.
Mulai dari sosialisasi kepada karyawan dan masyarakat, hingga langkah kongkrit pencegahan seperti pengaturan waktu bekerja di kantor, penerapan protokoler pencegahan COVID-19 di lingkungan kantor, pembatasan perjalanan dinas, larangan berpergian dan mudik bagi seluruh karyawan, hingga penyaluran beragam bantuan bagi masyarakat di sekitar wilayah kerja Perusahaan dan anak perusahaan.
Tercatat, sampai dengan 15 April 2020, Pupuk Indonesia Grup telah menyalurkan bantuan sebanyak 87.856 masker, 1.259 cairan pembersih tangan, 2.280 set Alat Pelindung Diri (APD) dan 602.950 sarung tangan bagi tenaga medis, 2.250 face shield, 8.411 paket makanan siap saji, serta 142.100 paket sembako.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
Terkini
-
Donald Trump Tuding RI Lakukan Kerja Paksa, Ancam Bea Masuk Tambahan 10 Persen
-
Langsung Disampaikan Wakil Presiden Moody's: Danantara Dapat Outlook Negatif!
-
Rupiah Nyaris Jebol Rp18.000 per Dolar AS, BI Mulai Kewalahan: Kami Tidak Bisa Sendirian!
-
Perayaan 3 Tahun, Bursa Kripto CFX Kembali Menggelar CFX Crypto Conference di Jakarta
-
Di tengah Ambruknya IHSG, Saham-saham Ini Layak Dilirik Karena Diburu Asing
-
BPS Ramal Produksi Padi dan Beras Nasional Turun 3 Bulan ke Depan
-
Transaksi Komoditas Berbasis Sawit Meledak 267%, Nilainya Tembus Rp3,83 Triliun dalam Sepekan
-
IHSG Bisa ke Level 5.700 Jika Terus Melemah Hari Ini
-
Eks Kepala BGN Diperiksa Kejagung, Punya Tunjangan Fantastis dan Fasilitas Setingkat Menteri
-
Sederet Penyebab IHSG Ambruk Hingga 5 Persen