Suara.com - Laju produktivitas Agen BRILink milik PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus mencatat kenaikan di tengah pandemi Covid-19. Imbauan physical distancing oleh pemerintah ternyata membuat masyarakat memilih untuk bertransaksi perbankan melalui agen-agen BRILink yang berada di sekitar tempat tinggal mereka.
Hingga akhir Maret 2020, agen branchless banking milik BRI ini membukukan dana murah berupa tabungan dan giro atau Current Account Saving Account (CASA) hingga Rp 8,24 triliun, tumbuh 67 persen year on year. Total transaksi yang dilakukan Agen BRILink mencapai lebih dari 156 juta transaksi, yang dilakukan lewat 428.794 agen di seluruh Indonesia.
Corporate Secretary Bank BRI, Amam Sukriyanto mengungkapkan, agen BRILink bisa menjadi solusi alternatif bagi masyarakat untuk menghindari kerumunan. Tak perlu antre ke kantor bank, masyarakat bisa bertransaksi dengan mendatangi agen BRILink di sekitar daerahnya.
“Sebagian agen BRILink juga memiliki usaha jualan, baik sembako atau barang kebutuhan lainnya, sehingga masyarakat bisa sekaligus berbelanja kebutuhannya,” tambah Amam.
Saat ini, agen BRILink bisa melayani berbagai transaksi yang dibutuhkan oleh masyarakat. Transaksi yang dilayani diantaranya, transfer, tarik tunai, setoran pembayaran tagihan listrik PLN, air, iuran BPJS, telepon, pembelian pulsa, pembayaran cicilan, Top Up BRIZZI, Gopay, OVO dan berbagai transaksi lainnya.
Selain itu, agen BRILink juga memberikan layanan referral pembukaan rekening tabungan dan referral pinjaman. Pada kuartal I-2020, secara total, agen BRILink telah melayani referral pembukaan rekening simpanan sebanyak 58.497 dan referral pinjaman sejumlah 51.315.
“Hingga saat ini, agen BRILink sudah tersebar di 51.938 desa. Dengan banyaknya desa yang telah dijangkau, BRI berharap dapat memberikan inklusi layanan keuangan yang makin luas kepada masyarakat,” pungkas Amam.
Berita Terkait
-
Kematian Akibat Corona di Prancis Tembus 25.000, Tertinggi Kelima Dunia
-
Belasan Anak Positif Covid-19 Alami Gejala Misterius, Apa Saja?
-
Legislator Minta Pemerintah Konsisten Larang Mudik
-
Komisi IX Desak Pemerintah Hentikan Program Kartu Pra Kerja
-
Pandemi Virus Corona, Singapura Sahkan Aturan Pernikahan Virtual
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Pemerintah Resmi Izinkan BUMN Impor Migas Tanpa Tender, Berlaku Saat Kondisi Darurat
-
Telkom Akses Raih Penghargaan IRCA 2026 atas Komitmen Tata Kelola dan Kepatuhan Regulasi
-
Rupiah Jadi Mata Uang Asia Paling Terburuk, Sentuh Level Rp17.887 per Dolar AS
-
IHSG Terbang pada Selasa Pagi ke Level 6.200-an, DSSA Hingga BREN Topce
-
Usai Libur Panjang, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp 2.774.000/Gram
-
PHK Tembus 15.425 Orang, Pemerintah Diminta Hati-hati Susun Aturan IHT
-
Harga Minyak Dunia Tertahan di Tengah Drama AS-Iran, Nasib Selat Hormuz Jadi Penentu
-
Mimpi Buruk bagi Pasar Modal RI, Investor Bisa Kabur Jika DSI Mendominasi
-
Update Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: UBS dan Galeri24 Turun, Antam Masih Kokoh!
-
Mental Baja, Kisah Pensiunan PNS Sulap Rumah Kosong 20 Tahun di Tengah Sawah Jadi Kafe Megah