Suara.com - Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Perhubungan menggunakan metode pembelajaran jarak jauh selama masa pandemi virus corona atau Covid-19.
Meski tak tatap muka secara langsung, tapi kualitas lulusan sekolah transportasi di lingkungan Kemenhub akan tetap terjaga.
"Kita tak abai dengan kualitas, tetap dipertahankan tapi harus ada perubahan standar," kata Kepala BPSDM Perhubungan Sugihardjo lewat video conference seperti ditulis, Kamis (7/5/2020).
Sugihardjo melanjutkan pihaknya mengubah materi ujian yang mana ujian semester atau ujian akhir hanya berbobot 60 persen, sementara sisanya 40 persen dari tugas-tugas. Hal ini agar menjaga kualitas lulusan.
Selain itu, pelaksanaan wisuda akademis yang diundur dan perubahan dalam kuota pendaftaran taruna baru BPSDM Perhubungan untuk tahun ajaran baru.
"Kami membuka 2.676 kuota. Jadi dari 3.300 akan dikurangi," tutur dia.
Pria yang akrab disapa Jojo ini menambahkan, bagi taruna yang tengah melakukan praktik kerja lapangan (on job training) dan sudah berjalan 50 persen, maka telah dianggap selesai.
Seperti diketahui, saat ini jumlah keseluruhan taruna di BPSDM Perhubungan terdiri dari 4.022 matra darat dari enam perguruan tinggi, 9.108 matra laut dari 12 perguruan tinggi dan 3.697 matra udara dari enam perguruan tinggi dan satu akademi sebanyak 98 taruna yang melaksanakan lockdown kampus (Akademi Penerbangan Indonesia Banyuwangi).
Baca Juga: Mudik Versi Menhub dan Jokowi, PKS: Rakyat Kebagian Bingung dan Mumet Aja
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
-
Waduh! Harga Beras dan Cabai Rawit 'Ngamuk' di Pasar Tradisional Pagi Ini
-
Rupiah Babak Belur Pagi Ini ke Level Rp17.289 Per Dolar AS
-
IHSG Menghijau di Awal Perdagangan Rabu, Simak Saham yang Cuan
-
Bos OJK Dorong Perempuan Melek Keuangan Digital
-
Bos Agung Sedayu: Kami Tak Sekadar Jual Properti, tapi Bangun Kawasan Masa Depan
-
Marak Penyalahgunaan Narkoba, Pengusaha Liquid Tegaskan Vape Legal Aman
-
Harga Emas Antam Merosot Tajam, Jadi Rp 2,78 Juta/Gram
-
Kawasan Ini Catat Pertumbuhan Wisatawan Tercepat di RI
-
Kemenhub Buka Opsi Sanksi untuk Green SM, dari Teguran hingga Cabut Izin