Padahal, pembukuan merupakan suatu fondasi terpenting bagi UMKM jika ingin maju, karena berkembangnya sebuah bisnis berawal dari manajemen keuangan yang baik. Pengelolaan yang baik, berarti para pelaku UMKM mengetahui setiap pergerakan arus kas dan dapat mengontrol pengeluaran uang agar usaha mereka tidak mengalami kerugian.
Caranya sebenarnya mudah. Cukup dengan rajin mencatat setiap transaksi keuangan yang dilakukan, baik itu penjualan, pembelanjaan modal, pelanggan yang berhutang, dan pembayaran tempat sewa. Namun pada kenyataannya, hal ini belum tentu mudah untuk dijalankan jika semua dilakukan secara manual, tidak sistematis, dan tidak terintegrasi.
Di sinilah penggunaan teknologi digital perlu dioptimalkan. UMKM harus mampu go-online, dengan memanfaatkan internet untuk mengakses aplikasi yang dapat membantu mereka untuk melakukan pembukuan secara digital.
Manfaat pembukuan yang terorganisir
Pembukuan dapat diartikan sebagai proses pencatatan seluruh transaksi keuangan yang dilakukan oleh suatu usaha, mulai dari investasi yang dilakukan, transaksi pembelian, penjualan produk barang atau layanan, pengeluaran, hingga keuntungan yang dihasilkan.
Berita Terkait
-
ASN Diminta Belanja di Warung Tetangga Supaya Ekonomi Bergerak
-
Komisi VI Minta Realisasi Kebijakan untuk Industri dan UMKM
-
Dampak Covid-19, Pedagang Tempe Ikut Nikmati Relaksasi Kredit UMKM
-
Sri Mulyani Tanggung Bunga Kredit 28,3 Juta Debitur
-
Kredit UMKM Bank DKI Tumbuh 10,26 Persen di Tengah Pandemi Corona
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik
-
Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor
-
Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026
-
Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?
-
Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?
-
Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun
-
Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026
-
INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur
-
ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri