Suara.com - Pandemi virus corona (Covid-19) semakin terasa berdampak bagi dunia bisnis dan ekonomi dari seluruh sektor industri. Pelaku bisnis dituntut mampu beradaptasi dalam menjalankan kegiatan bisnis perusahaan di tengah protokoler kesehatan dan peraturan pemerintah untuk memutus rantai penyebaran virus corona.
Sektor industri asuransi jiwa pun merasakan dampaknya. Berbagai kebijakan relaksasi yang dikeluarkan OJK hadir sebagai bagian dari penguatan industri jasa keuangan dalam menghadapi dampak penyebaran Covid-19.
Sehingga perusahaan asuransi dapat tetap survive dan terus memberikan layanan optimal kepada nasabah serta agen pemasar.
Dalam memberikan layanan kepada nasabah dan agen pemasar, perusahaan asuransi juga tidak terlepas untuk ikut berperan mendukung program pemerintah dalam menerapkan physical distancing seperti melaksanakan kebijakan perusahaan yaitu work from home dan non face to face selling.
Hal serupa juga dilakukan oleh salah satu perusahaan asuransi jiwa nasional, PT Bhinneka Life Indonesia (Bhinneka Life), selain menerapkan work from home dan Pengajuan Asuransi Jiwa selama masa Pembatasan Sosial (PAJ-PS), melalui strategi aktivitas komunikasi nya, Bhinneka Life terus mensosialisaikan pencegahan penyebaran virus corona kepada karyawan, nasabah, tenaga pemasar dan masayarakat Indonesia seperti himbauan untuk menggunakan masker, melakukan social distancing serta memberikan dukungan kepada tim medis sebagai garda terdepan dalam menangani virus corona melalui campaign perusahan dan pemberian donasi berupa APD (alat pelindung diri) dan perlengkapan kemanan medis lainnya.
Dengan mengusung tema “Bersama Bisa Cegah Corona” melalui campaign perusahaan, diharapkan juga mampu memberikan semangat positif untuk mengajak seluruh tenaga pemasar Bhinneka Life agar dapat tetap menjalankan tugasnya untuk memberikan sosialisasi dan edukasi pentingnya memiliki asuransi jiwa kepada masyarakat dengan tetap menjaga jarak melalui sistem non face to face selling.
Selain melakukan kampanye melalui aktivitas komunikasi, sebagai bentuk kepedulian Bhinneka Life kepada agen pemasarannya, melalui “Program Apresiasi dan Simpati” untuk 1500 Agen Berprestasi, Bhinneka Life juga memberikan voucher belanja elektronik Indomaret senilai 200 ribu rupiah untuk 1500 orang agen pemasar berprestasi yang dapat digunakan untuk berbelanja sembako dan kebutuhan sehari-sehari.
Implementasi strategi komunikasi perusahaan membawa Bhinneka Life berhasil meraih penghargaan Indonesia Corporate Public Relation Award (IPRA) 2020 dengan dinobatkan sebagai Popular Life Insurance Company Form Inform Activity Strategy category Life Insurance.
Seremoni Penyerahan penghargaan dilakukan secara virtual melalui live stream Youtube IPRA 2020.
Baca Juga: Lewat AXA Mandiri, Erick Thohir Berikan Asuransi Jiwa Tenaga Medis Covid-19
Direktur Operational & Marketing Bhinneka Life, Lina Bong mengatakan, hal ini membuktikan bahwa implementasi strategi dan aktivitas komunikasi perusahaan terlaksana dengan baik secara efektif dan komprehensif sehingga dapat diterima oleh masyarakat luas.
“Di usia perusahaan yang menginjak tahun ke–4, penghargaan ini semakin memotivasi kami untuk terus meningkatkan strategi komunikasi baik terkait aktivitas maupun inovasi perusahaan melalui pemberitaan dan informasi yang inspiratif dan bermanfaat bagi masyarakat khususnya untuk lebih dari 100 ribu nasabah dan 13 ribu agen pemasaran professional Bhinneka Life yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Lina dalam keterangannya, Jumat (15/5/2020).
Sejalan dengan visi Bhinneka Life yaitu Menjadi Perusahaan Asuransi Jiwa Kebanggaan Indonesia, Bhinneka Life berkomitmen untuk senantiasa hadir memberikan layanan terbaik bagi keluarga dan masyarakat Indonesia dengan ragam prestasi dan kinerja terbaik perusahaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Pertamina dan POSCO International Jajaki Kerja Sama Pengembangan Teknologi Rendah Karbon
-
Update Harga BBM SPBU Shell, BP dan Vivo saat Minyak Dunia Lewati USD 100 per Barel
-
Indonesia-Korsel Teken 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun, Kerja Sama AI hingga Energi Bersih
-
IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global
-
Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.002 per Dolar AS Hari Ini
-
Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?
-
RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital
-
Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri
-
Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga
-
Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?