Suara.com - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat hingga 15 Juni 2020, setidaknya ada 67 perusahaan yang akan bersiap untuk melakukan pembelian saham kembali atau buyback saham.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan nilai rencana buyback saham tersebut senilai Rp 19,6 triliun.
"Sampai dengan tanggal 15 Juni 2020, terdapat 67 perusahaan tercatat, yang telah menyampaikan keterbukaan informasi mengenai rencana buyback dalam kondisi Lain dengan total rencana sebesar Rp 19,6 triliun," kata Nyoman dalam pesan singkatnya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (16/6/2020).
Nyoman menambahkan, dari 67 perusahaan yang dimaksud terdiri dari 12 BUMN dan entitas anak usaha BUMN serta 55 private company.
Sejauh ini kata dia, sebesar 8,8 persen dari nilai rencana buyback Kondisi Lain telah dieksekusi oleh perusahaan tercatat. Sehingga masih tersisa dana yang siap untuk digunakan pada window period buyback Kondisi Lain ini sebesar 91,2 persen.
Sesuai dengan POJK 2 tahun 2013, buyback saham hanya dapat dilakukan dalam jangka waktu paling lama 3 (tiga) bulan setelah keterbukaan informasi.
Berdasarkan hal tersebut, terdapat 4 perusahaan tercatat yang telah selesai periode buyback nya dan terdapat 1 perusahaan tercatat yang telah menyampaikan Keterbukaan Informasi terkait rencana buyback dalam Kondisi Lain untuk memperpanjang periode buyback.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T
-
Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026
-
Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!
-
Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat
-
Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran
-
OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar
-
Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi
-
Purbaya Siapkan Bea Keluar Batu Bara Gegara Banyak Selundupan, Nikel Menyusul
-
Ekonom UI Ramalkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Capai 5,54 Persen
-
Harga Minyak dan Emas Bakal Meroket Efek Nego AS-Iran Buntu, Bagaimana Nasib BBM RI?