Suara.com - Pengamat CORE, Piter Abdullah mendukung langkah Pemerintah dalam hal ini Kementerian BUMN yang tengah berjuang melakukan penyehatan PT Asuransi Jiwasraya (Persero).
Menurutnya langkah-langkah yang telah dilakukan sudah tepat seperti pergantian manajemen baru hingga restrukturisasi. Kendati demikian, penyehatan Jiwasraya masih membutuhkan langkah-langkah strategis lainnya.
"Sejauh ini Pemerintah saya kira sudah berusaha untuk menyelesaikan permasalahan Jiwasraya, termasuk dengan mengganti manajemen. Hal ini memang diperlukan untuk menyelesaikan permasalahan di Jiwasraya, tapi belum berarti masalahnya akan otomatis selesai," kata Piter, ditulis Kamis (2/7/2020).
Piter pun mengapresiasi langkah Kementerian BUMN dan DPR yang telah menyetujui untuk melakukan suntikan dana berupa Penyertaan Modal Negara (PMN) pada tahun depan.
"Jiwasraya membutuhkan suntikan dana segar tidak peduli dari mana dan bagaimana. Selama dana itu bisa masuk maka permasalahan Jiwasraya bisa diselesaikan. Dalam hal ini suntikan dana dari PMN atau Business to Business (BtoB) saya kira bisa menjadi bagian dari penyelesaian tersebut," ungkapnya.
Seperti diketahui, DPR akhirnya menyetujui rencana pemerintah menyuntikkan dana kepada PT Asuransi Jiwasraya (Persero) pada 2021 mendatang. Dana tersebut bakal digunakan untuk membayar polis yang sudah jatuh tempo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Tak Miliki Bisnis Sawit, Ini Profil PT MMSGI
-
Danantara Bongkar Borok BUMN, Catat Penurunan Aset Hampir Rp100 Triliun
-
Jelang DSI Beroperasi, Pengusaha Kompak Minta Jaminan Kontrak Ekspor Tetap Aman
-
Setor Ratusan Triliun ke Negara, Tapi Petani Tembakau Belum Dilindungi Hukum
-
Gaji ke-13 ASN dan Pensiun Cair Mulai Besok, Taspen Ungkap Aturan hingga Penerima yang Tak Kebagian
-
Bulog Dukung Upaya Menjaga Kelancaran Penyaluran Tebu Petani di Blora
-
Pendapatan Negara Bisa Berkurang Gegara Pembatasan Nikotin dan Tar
-
Kemendag Ungkap Penyebab Koreksi Harga Emas pada Awal Juni 2026
-
1 Juni 2026 Masa Transisi, Tapi Petinggi Danantara Sumberdaya Indonesia Belum Diumumkan
-
Prabowo Soroti Ketimpangan Ekonomi: RI Kaya Nikel hingga Emas, Rakyat Jangan Hanya Jadi Penonton