Suara.com - Pandemi corona (Covid-19) yang melanda Indonesia beberapa waktu terakhir cukup berdampak pada surutnya aktivitas ekonomi Indonesia.
Seluruh sektor industri dan bisnis pun terkena dampak, termasuk sektor properti. Meski begitu kalangan pengusaha dari sektor ini menatap optimis bisnis properti meski wabah corona masih menghantui.
Namun, di tengah hal terjadi saat ini, PT Azurit Nuansa Madina, pengembang properti syariah dengan produk andalannya Perumahan Madina Garden Estate yang terletak di Tambun Utara, Bekasi - Jawa Barat, tetap berkomitmen untuk meneruskan pembangunan dan memasarkan produknya ke masyarakat.
"Di saat pandemi Covid 19 ini, properti masih menjadi sebuah investasi yang menarik dan kebutuhan masyarakat akan rumah pun masih sangat tinggi," kata Direktur Utama Azurit Nuansa Madina Muhammad Zulkifli dalam keterangan persnya di Jakarta, Minggu (5/7/2020).
Maka dari itu dirinya optimistis bahwa produk properti yang ia jual akan tetap diminati oleh masyarakat.
"Oleh karena itu, kami sangat optimis perumahan yang tengah kami bangun ini akan tetap diminati oleh masyarakat dan pada kenyataannya, di tengah pandemi ini, kami berhasil melakukan beberapa transaksi penjualan dengan memanfaatkan berbagai channel online," tambahnya.
Berita Terkait
-
Ternyata, Pandemi Waktu yang Tepat Buat Beli Rumah, Mengapa?
-
Kembalikan Dana Investor, PT Mahkota Akan Selesaikan Skema Pertengahan Juli
-
Kembalikan Dana Investor, PT Mahkota akan Lakukan Praverifikasi Data
-
Rukita Kenalkan Hunian Bebas Ribet bagi Kaum Metropolis di Indonesia
-
Startup Properti Ini Dapat Pendanaan 1 Juta Dolar AS
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
BI Beberkan Kerugian jika Masyarakat Tukar Uang Lebaran Ditempat Tidak Resmi
-
Tinjau PLTA Saguling, Wamen ESDM Jamin Stabilitas Pasokan Listrik Jawa-Bali
-
AS Selidiki Perdagangan RI Lewat Section 301, Pemerintah Ancang-ancang Siapkan Respons
-
IHSG Jeblok Jelang Lebaran, Purbaya Klaim Ekonomi RI Masih Bagus
-
Bank Indonesia Diramal Tahan Suku Bunga, Stabilitas Rupiah Jadi Pertimbangan Utama
-
Purbaya Akui Prabowo Bolehkan Batas Defisit APBN Lebihi 3 Persen, Tapi Ada Syaratnya
-
Rupiah Tembus Rp 17 Ribu, Purbaya Sewot: Tanya BI, Kalau Saya Ngomong Nanti Bahaya
-
Anggaran MBG dan Kopdes Merah Putih Tak Akan Dipotong di Tengah Efisiensi Akibat Konflik di Teluk
-
Skandal BNI, Kronologi Hilangnya Uang Jemaat Gereja di Rantauprapat Rp 28 Miliar
-
PLN Bagikan Tips Agar Listrik Rumah Tetap Aman Saat Tinggalkan Rumah Mudik Lebaran